Kamis, 01 Maret 2012

MATERI SKU PENEGAK BANTARA

TAGIHAN SOAL 1
RAJIN DAN AKTIF MENGIKUTI PERTEMUAN-PERTEMUAN
AMBALAN PENEGAK
Anggota Ambalan Penegak selalu aktif dalam kegiatan di Ambalan Penegak. Dalam hal
ini artinya tidak pernah bolos dalam latihan mingguan atau kegiatan ambalan lainnya kecuali
dengan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan. Dibuktikan dengan absensi kehadiran ekstra
pramuka. Sekurang-kurangnya telah mengikuti ekstra pramuka sebanyak 18 (delapan belas) kali.
Pertemuan-pertemuan Ambalan Penegak juga bisa berupa pertemuan di luar Ambalan
sekolah. Misalnya di DKR, DKC, latihan/ kunjungan ke pramuka penggalang, satuan karya
(Saka), dan kegiatan kepramukaan lainnya yang dibuktikan dengan surat keterangan dari
pembinanya.

TAGIHAN SOAL 2
TELAH MEMPELAJARI DAN MENYETUJUI ANGGARAN DASAR GERAKAN
PRAMUKA (GP)
Anggota Ambalan Penegak harus mememahami isi naskah Anggaran Dasar Gerakan
Pramuka (GP) yang terdiri dari 36 pasal yang disahkan oleh Presiden Republik Indonesia.
Umum
1. AD/ART merupakan suatu pegangan atau bisa dikatakan peraturan dan ketentuan-ketentuan
dalam suatu organisasi. AD/ART GP ditambah Petunjuk Penyelenggaraan adalah landasan
hukum semua gerak kegiatan GP yang harus ditaati oleh anggota GP.
2. AD GP berisi mukaddimah dan hal-hal yang bersangkutan dengan apa dan bagaimana GP
itu. Uraian-uraian dalam anggaran dasar bersifat umum dan pokok.
3. AD GP dibuat dan disyahkan oleh MUNAS GP sebagai pemegang kekuasaan tertinggi GP.
4. AD GP sebagai hasil musyawarah nasional GP ditetapkan dengan keputusan Presiden RI.
5. AD Gerapan Pramuka diperinci lebih lanjut dalam ART GP dan petunjuk
penyelenggaraannya.
6. AD dan ART GP serta petunjuk penyelenggaraan itu harus ditaati, dihayati oleh setiap
anggota GP.
Maksud
Maksud adanya Anggaran Dasar adalah untuk dijadikan pegangan dan landasan gerak
kegiatan anggota GP dan Kwartir GP.
Tujuan
a. Mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan kehidupan GP.
b. Sebagai pedoman untuk bekal hidup masa depan.
c. Sebagai aturan dalam GP
d. Sebagai gugus kendali mutu dalam setiap kegiatan GP.
(Lihat kemlabi Anggaran Dasar Buku Anggaran Dasar GP)

TAGIHAN SOAL 3
MENGERTI DAN BERSUNGGUH-SUNGGUH MENGAMALKAN
DASA DHARMA
DAN TRISATYA, DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
Janji Pramuka dinamakan TRISATYA, dan berbunyi sebagai berikut:
TRISATYA
Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh-sungguh:
 Menjalankan kewajiban terhadap Tuhan dan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan
menjalankan Pancasila.
 Menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat.
 Menepati Dasa Dharma.
Kode moral pramuka dinamakan DASA DHARMA PRAMUKA, dan berbunyi sebagai berikut:
DASA DHARMA PRAMUKA
Pramuka itu:
1. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia;
3. Patriot yang sopan dan kesatria;
4. Patuh dan suka bermusyawarah;
5. Rela menolong dan tabah;
6. Rajin terampil dan gembira;
7. Hemat cermat dan bersahaja;
8. Disiplin berani dan setia;
9. Bertanggungjawab dan dapat dipercaya;
10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan.

TAGIHAN SOAL 4
DAPAT MEMBERI SALAM PRAMUKA, DAN TAHU MAKSUD DAN
PENGGUNAANNYA
Pengertian
Salam Pramuka adalah salam yang terdapat dalam pramuka dan dilaksanakan oleh
seorang pramuka kepada pramuka lain. Oleh karena itu, dengan salam pramuka tersebut, setiap
anggota pramuka dituntut dapat memberi salam pramuka, dan tahu maksud penggunanya.
Sesuai adat ambalan yang berlaku di pangkalan Ambalan Salman Al-Farisy dan Ratu
Bilqis MA YPK Cijulang cara mengucapkan salam pramuka adalah sambil mengucapkan
“Salam Pramuka” dibarengi dengan gerakan penghormatan. Cara ini berlaku umum ketika
seorang anggota Pramuka Penegak Ambalan Salman Al-Farisy dan Ratu Bilqis MA YPK
Cijulang berjumpa dengan anggota Pramuka lain yang belum dikenal segala identita maupun
agamanya.
Adapun, jika bertemu dengan anggota pramuka yang diketahui beragama Islam maka
sudah barang tentu menngunakan salam yang diajarkan dan dianjurkan oleh agama Islam, yaitu:
Assalamu’alaikum Wr. Wb. Dan demikian pula disesuaikan dengan adat kebiasaan
masyarakat, misalnya: di Indonesia umumnya lima jari lima jari tangan sebagai isyarat salam
yang megadung arti saling memperingatkan kedisiplinan sebagai pramuka wajib menjalankan
pancasila sesuai dengan apa yang dituntut oleh Trisatya Pramuka.
Dasar
Sebagaimana disebutkan diatas pramuka yang muslim melaksanakan salam sesuai dengan
sumber hukumnya yang diwariskan Rasulullah SAW, yaitu al-Qur’an dan al-Hadits.
Artinya:
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian memasuki rumah yang bukan
rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian
itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat“ (QS. An-Nur (24) : 27).
Firman Allah SWT:
Artinya:
“Apabila kalian diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, maka balaslah
penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya, atau balaslah penghormatan itu
(dengan yang serupa). Sesungguhnya Allah selalu membuat perhitungan atas tiap-tiap
sesuatu“. (QS. An-Nisa’ (4) : 86)
Tata cara pengucapan salam dalam ajaran Islam diatur sedemikian rupa, sehingga
menghilangkan sebuah kesan bahwa umat Islam haus dihormati, selalu ingin dihargai atau pose
power syndrome. Dengan demikian Islam mengatur cara mengucapkan salam dari siapa dan
untuk siapa, siapa yang lebih dahulu menyapa berdasarkan status sosial, dan situasi kondisi.
Sebagai mana diatur dalam sebuah Hadits Nabi :
Artinya :
Rasulullah SAW pernah bersabda : “Orang-orang yang berkendaraan
hendakanya memberi salam kepada yang berjalan kaki, orang-orang yang berjalan kaki
memberi salam kepada yang sedang duduk dan orang yang sedikit hendaklah memberi
salam kepada khalayak ramai” (HR. Bukhari Muslim, dari Abu Hurairah ra.)
Pembagian Salam Pramuka
Dalam GP kita mengenal tiga macam salam pramuka, yaitu:
1. Salam Biasa
Salam biasa dipergunakan apabila seorang pramuka bertemu dengan pramuka lain untuk
pertama kali atau yang terakhir pada hari itu. Siapa yng melihat lebih dulu dialah yang harus
memberi salam lebih dulu secara otomatis tanpa aba-aba, tidak pandang pangkat mana yang
lebih tua atau lebih muda.
Maksud memberikan salam biasa adalah:
a. Sebagai tanda saling menghargai, menghormati, dan menyayangi serta mempererat tali
persaudaraan di antara sesama anggota Pramuka.
b. Untuk saling mendo’akan keselamatan baik yang diberi ataupun yang memberi salam
pramuka.
c. Dengan menggunakan salam 5 jari berarti untuk memperingatkan bahwa sebagai
pramuka berkewajiban untuk menjalankan Pancasila sesuai dengan tuntutan Trisatya
Pramuka, senantiasa melaksanakan Rukun Islam, Shalat lima waktu dan sadar akan
panca indra yang ada pada diri kita.
d. Salam pramuka biasa dapat dilakukan sambil berjalan, sambil duduk, naik kendaraan,
atau dalam keadaan apa saja asalkan ada kesempatan. Jadi tidak harus berdiri tegak.
Adapun cara melakukannya adalah:
☺ Dengan mengayuhkan tangan kanan ke pelipis kanan.
☺ Kelima jari rapat dan lurus dengan lengan bawah.
☺ Telapak tangan menghadap ke bawah, ujung jari telunjuk menyentuh pelipis.
☺ Lengan kanan atas membentuk siku-siku pada ketiak, agak ke depan sedikit.
☺ Jika tangan membawa tongkat maka tongkat diangkat ke atas kira-kira 10 cm dari
tanah dan tangan kiri letakan merata kedepan dada dengan telapak menghadap ke
bawah, ujung ibu jari menempel pada tongkat.
☺ Jika tangan sedang membawa atau memegang sesuatu kita boleh hanya
menganggukan kepala atau mengucapkan “ salam “ ataupun melambaikan tangan
kiri.
2. Salam Hormat
Salam hormat dipergunakan apabila:
 Seorang pramuka bertemu dengan orang yang wajib dihormati, misalnya bertemu
dengan Presiden, Wakil Presiden, Menteri, Gubernur, Wali Kota, Bupati, Camat,
Lurah serta pejabat-pejabat atau tokoh-tokoh masyarak lainnya. Juga Bapak Ibu Guru
serta orang tua lainnya yang patut dihormati. Dalam keadaan biasa kakak Pembina cukup
diberi salam biasa tetapi dalam suatu upacara wajib diberi salam hormat.
 Mendapati bendera merah putih sedang dikibarkan atau diturunkan. Apabila kebetulan
sedang sibuk mengerjakan sesuatu, lalu mendengar aba-aba tanda sang merah putih
dikibarkan atau diturunkan harus berhenti sebentar dari kesibukannya segera berdiri
tegak di tempat menghadap bendera dan memberi salam hormat.
 Dalam suatu upacara ketika mendengar lagu Indonesia Raya dinyanyikan. Tetapi apabila
kita ikut menyanyi tidak usah memberi salam hormat melainkan cukup berdiri saja.
 Apabila berpapasan dengan iring-iringan Jenazah. Jika sedang duduk, atau berjalan
segegera berdiri tegak menghadap ke arah jenazah sambil memberi salam hormat.
3. Salam Janji
Salam janji dipergunakan apabila seorang pramuka dalam suatu upacra mendengar
temannya mengucapkan janji Trisatya.
Cara memberi salam janji sama dengan salam hormat. Selain dalam sikap sempurna,
yaitu jika tangan kanan sedang membawa tongkat, maka tongkat dipindahkan untuk
dipegang tangan kiri dan dimiringkan di bagian atas kirinya. Kemudian dengan tangan kanan
memberikan salam janji. Setelah selesai upacara janji tangan kanan kembali tegak dan
memegang kembali tongkat tadi. Yang perlu diperhatikan adalah bahwa salam janji harus
selalu dilakukan dengan tangan kanan.

TAGIHAN SOAL 5
TAHU STRUKTUR ORGANISASI GERAKAN PRAMUKA
DAN DEWAN KERJA PENEGAK DAN PANDEGA
Struktur Organisasi Gerakan Pramuka
Struktur organisasi gerakan pramuka tersusun dari nasional pusat sampai ke gugus depan.
Tingkat pusat Majelis Pembimbing (Mabi) Nasional eks officio langsung oleh Presiden,
Pengurus hariannya disebut Kwarnas dan pelaksana harian dipegang oleh Dewan Kerja Nasional
(DKN). Kepengurusan pramuka ke tingkat provinsi Mabi Daerah eks officio dijabat oleh
Gubernur, pengurus hariannya Kwarda, pelaksana hariannya Dewan Kerja Daerah (DKD). Di
tingkat Kabupaten/Kota Mabi Cabang eks officio Bupati/Wali Kota, pengurus hariannya
Kwarcab, pelaksana hariannya oleh Dewan Kerja Cabang (DKC). Pada tingkat kecamatan Mabi
Ranting dijabat secara eks officio oleh Camat, pengurus hariannya Kwaran dan pelaksana harian
dipegang oleh DKR. Turun lagi ke tingkat desa/kelurahan dengan Mabi Desa oleh Kepala Desa
atau Lurah. Akan tetapi pada tingkat desa tidak ada pengurus dan pelaksana hariannya, juga
tidak ada musyawarah pramuka tingkat desa. Sedangkan unit terkecil kepengurusan
kepramukaan ada pada tingkat Gugus Depan. Mabi Gugus Depan dijabat secara eks officio oleh
Kepala Sekolah dengan pelaksana hariannya oleh Pasukan untuk tingkat penggalang, Ambalan
untuk tingkat penegak, dan Racana untuk tingkat pandega.
Struktur organisasi gerakan pramuka dari tingkat nasional hingga tingkat gugus depan
secara lebih jelasnya dapat dilihat pada diagram berikut.
Dewan Kerja Penegak
Pramuka penegak merupakan pramuka yang anggotanya berusia antara 16 – 21 tahun tau
setingkat pada sekolah SLTA. Pada tingkat ini bimbingan yang diberikan oleh pembina
berbanding 25 : 75. Artinya 25% bimbingan langsung dari pembina sedangkan 75% diserahkan
kepada kreativitas pramuka penegak. Diharapkan para penegak dapat diprogram menjadi
pramuka yang kreatif, inovatif dan mandiri. Matang dalam memenej segala perkerjaan, belajar
dewasa dan mampu mengurus kehidupan rumah tangga Ambalan.
Kepengurusan pramuka penegak dihimpun dalam satu wadah yang dinamakan ambalan
yang beranggotakan maksimal 40 orang. Satu kesatuan ambalan biasanya diberi identitas dengan
nama-nama tokoh kharismatik atau nama-nama pahlawan nasional. Kepengurusan ambalan putra
dipimpin oleh Pradana dan Pradani untuk ambalan putri. Sekretaris disebut krani, bendahara
disebut hartaka. Di samping itu ambalan juga memiliki dewan kehormatan ambalan yang diisi
oleh anggota yang paham tentang adat istiadat ambalan, pusaka ambalan dan kode kehormatan
ambalan.
Pada tingkat penegak difasilitasi pula dengan sebuah wadah pendidikan minat dan bakat,
sesuai dengan karakter dan hobby yang ingin dikembangkan guna mempersiapkan arah tujuan
hidup kelak apabila terjun ke masyarakat. Wadah tersebut disebut Satuan Karya atau disingkat
Saka. Satuan karya yang ada pada gerakan pramuka ada 7 macam.
1. Saka Bhayangkara; bidang kepolisian
2. Saka Taruna Bumi; bidang pertanian
3. Saka Dirgantara; bidang angkatan udara
4. Saka Kencana; bidang kependudukan
5. Saka Bahari; bidang kelautan
6. Saka Wana Bhakti; bidang kehutanan
7. Saka Bhakti Husada; bidang kesehatan.
8. Saka Wirakartika; bidang angkatan udara
Dewan Kerja Pandega
Pramuka Pandega merupakan tingkatan pramukan dewasa yang diisi oleh anggota
pramuka yang berusia antara 21 – 25 tahun, atau setingkat mahasiswa. Pramuka pandega
dihimpundalam wadah yang dinamakan Racana dengan pimpinan disebut Andalan. Nama racana
sama seperti halnya ambalan dengan menggunakan nama-nama tokoh atau pahlawan nasional.
Aktivtas pramuka pandega difokuskan pada pendalaman Satuan Karya (Saka). Sedangkan
orientasi kegiatannya diproyeksikan kepada pengkaderan calon pramuka pembina yang siap
membimbing peserta didiknya. Oleh karena itu, anggota pramuka pandega biasanya diisi oleh
mahasiswa-mahasiswa dari fakultas keguruan dan kependidikan (calon guru).
Refleksi
Dalam Islam makna pendewasaan bagi pengenaan hukum-hukum Allah SWT sangat
diperhitungkan. Oleh karenanya dikenal dengan istilah mumayyiz, balligh, dan mukallaf.
Mumayyiz artinya tingkatan anak yang sudah mampu membedakan antara yang baik dan buruk.
Sedangkan balligh artinya sudah sampai pada batas menerima konsekuensi beban hukum Allah.
Sedangkan mukallaf artinya orang-orang yang dikenai kewajiban menanggung beban kewajiban
sebagai seorang muslim.
Aturan Islam mengenal istilah kedewasaan hubungannya dengan penguasaan harta anak
yatim. Jika si yatim belum sampai cukup umur, maka penguasaan hartanya diserahkan kepada
walinya. Untuk sementara ia dibina agar mampu menguasai harta kekayaannya itu untuk
dimanfaatkan sebaik-baiknya guna mempertahankan kelangsungan hidupnya. Misalnya diatur
dalam QS An Nisa : 5-6, Al An’am : 152, Al Isra’ : 34.
Gambaran proses penciptaan manusia yang diprogramkan oleh Allah SWT melalui fase
demi fase. Dari mulai proses penjelmaan calon janin di dalam rahim, kelahiran, masa
penyapihan, dewasa, hingga meninggal dunia kembali keharibaan Sang Khalik digambarkan
dalam firman Allah :
Artinya :
Dia-lah yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari setetes mani, sesudah itu dari
segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu
dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), kemudian (dibiarkan
kamu hidup lagi) sampai tua, di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu. (Kami
perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu
memahami(nya). (Al Mu’min : 67)

TAGIHAN SOAL 6
TAHU TANDA-TANDA PENGENAL DALAM GERAKAN PRAMUKA
Pengertian
Tanda pengenal GP adalah tanda-tanda yang dikenakan pada pakaian seragam pramuka yang
dapat menunjukan identitas diri seorang pramuka dan atau satuan, kemampuan, tanggungjawab,
daerah asal wilayah tugas, kecakapannya dan tanda penghargaannya.
Tujuan Tanda Pengenal
 Mendorong seorang pramuka untuk menggunakan haknya dan melaksanakan kewajibannya
sesuai dengan tugas dan tanggungjawabnya.
 Memberi semangat dan spirit kepada seorang pramuka untuk meningkatkan kemampuan,
kecakapan, dan haknya menurut ketentuan yang ada sesuai dengan golongan usianya.
 Mendorong seorang pramuka untuk bersungguh-sungguh melaksanakan janji dan ketentuan
moral yang berbentuk Trisatya dan Dasa Dharma Pramuka serta mengamalakan pengetahuan
dan kecakapannya, sesuai dengan tanda kecakapan yang dipakaianya.
 Menanamkan rasa persaudaraan.
 Menanamkan kesadaran rasa ikut memiliki (Sense of belonging), memelihara dan
bertanggungjawab atas dirinya, satuannya, organisasinya serta ikut mencapai tujuan dan
cita-citanya.
 Menanamkan kepercayaan diri dan kebanggaan diri serta mengembangkan
kepemimpinannya.
Fungsi Tanda Pengenal
 Sebagai alat pendidikan
 Alat pengenal seorang pramuka, satuan, tingkat kecakapan, tempat/wilayah kerjanya.
 Tanda pengakuan dan pengesahan atas keanggotaannya.
 Tanda penghargaan kepada seseorang atas prestasi
 Tanda pengenal tidak berfungsi sebagai tanda pangkat yang membedakan martabat seseorang
dan tidak berfungsi sebagai hiasan.
Hal-hal yang perlu diperhatikan
1. SK Kwarnas No. 088 tahun 1982 tentang Pakaian Seragam Gerakan Pramuka.
2. SK Kwarnas No. 055 tahun 1982 tentang Tanda Gerakan Pramuka.
3. SK Kwarnas No. 059 tahun 1982 tentang Tanda Umum Gerakan Pramuka
4. SK Kwarnas No. 088 tahun 1974 tentang Syarat-syarat SKU.
5. SK Kwarnas No. 058 tahun 1982 tentang TKK
6. SK Kwarnas No. 202 tahun 1988 tentang Tanda Jabatan GP
Pembagian Tanda Pengenal
1. Tanda Umum
Tanda umum adalah tanda yang dipakai secara umum oleh semua anggota GP yang telah
dilantik.
Contoh: Tanda Pelantikan
2. Tanda Satuan
Tanda satuan adalah tanda yang dapat menunjukan satuan/kwartir tertentu tempat seorang
pramuka tergabung. Dalam hal ini dimaksudkan dari satuan terkecil Gugus Depan sampai
satuan Tingkat Nasional.
Contoh: Gudep, Kwaran, Kwarcab, Kwarda dan Kwarnas
3. Tanda Jabatan
Tanda jabatan adalah tanda yang dikenakan oleh anggota pramuka yang dipercaya sesuai
jabatan yang diembannya.
Contoh: Tanda Jabatan Dewan Ambalan Penegak, DKR, DKC, DKD dan DKN
4. Kecakapan
Tanda Kecakapan adalah tanda yang akan menunjukan kecakapan, ketangkasan,
keterampilan, kemampuan, sikap, dan usaha seorang pramuka dalam bidang tertentu sesuai
dengan golongan usianya.
Contoh: TKU Siaga, TKU Penggalang, TKU Penegak Bantara/Laksana dll.
5. Kehormatan
Tanda kehormatan adalah tanda yang akan menunjukan jasa atau penghargaan yang
diberikan kepada seseorang atas jasa, dharma bakti, dll, yang dianggap sangat bermanfaat
bagi kehidupan GP, GP Sedunia, Masyarakat, Bangsa dan Negara.
Contoh:
Bintang Mahaputra (untuk skala negera)

TAGIHAN SOAL 7
TAHU LAMBANG GERAKAN PRAMUKA
Pengertian Lambang
Lambang GP adalah tanda pengenal tetap yang mengkiaskan sifat, keadaan nilai dan norma
yang dimiliki oleh tiap anggota GP yang dicita-citakan oleh GP.
Lambang tersebut dicipakan oleh Alm Bpk. Soenarjo Atmodipuro, seorang Pembina Pramuka
yang aktif bekerja sebagai pegawai tinggi Departemen Pertanian. Lambang GP ini mulai
digunakan sejak tanggal 14 Agustus 1961, pada panji gerakan kepanduan nasional yang
dianugrahkan kepada GP.
Bentuk dan Arti Kiasan
1. Bentuk lambang GP adalah gambar bayangan tunas kelapa
2. Arti kiasan lambang GP sebagai berikut:
a. Buah nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan cikal dan istilah cikal bakal di Indonesia
berarti penduduk asli pertama yang menurunkan generasi baru.
b. Jadi lambang buah nyiur yang tumbuh itu mengkiaskan bahwa tiap pramuka merupakan
inti bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia.
c. Buah nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan apapun. Artinya bahwa Pramuka kuat
jasmani dan rohaninya, siap dan semangat membangun bangsa rajin bekerja, ulet, dan
tegar dalam menghadapi berbagai tantangan, hambatan, gangguan dan ancaman.
d. Nyiur dapat tumbuh di mana saja. Artinya bahwa seorang Pramuka harus semangat
dalam menegakkan kebenaran dan keadilan dalam segala kondisi ruang dan waktu.
e. Nyiur tumbuh menjulang tinggi. Artinya bahwa seorang Pramuka harus memiliki citacita
yang tinggi (himmatul ‘aliyah), memiliki visi dan wawasan yang luas, melengkapi
diri dengan displin ilmu yang handal sesuai dengan bakat dan keahliannya. Sehingga
pada saat menerima estafeta amanat menjadi pemimpin, ia selalu siap guna dan berhasil
guna.
f. Akar nyiur tubuh erat dan kokoh ke dalam tanah. Artinya bahwa seorang Paramuka harus
akurat dalam mengatur segara perencanaan hidup. Kokoh pendirian, kuat iman, tabah dan
tawakkal dalam menghadapi segala cobaan, isu, propokasi, maupun hasutan yang
mengarah pada dis-integrasi bangsa, juga perpecahan segala ukhuwah. Baik ukhuwah
islamiyah, ukhuwah wathaniyah, maupun ukhuwah insaniyah.
g. Nyiur adalah pohon yang serba guna dari ujung atas hingga ujungnya. Artinya adalah
bahwa seorang Pramuka harus multi guna dalam menyelesaikan segala permasalahan
yang dihadapi masyarakat. Harus menjadi solusi, bukan menjadi beban masyarakat.
h. Sapu lidi yang di antaranya terbuat dari daun nyiur, merupakan simbol persatuan dan
kesatuan, kebersamaan, dan gotong-royong dalam menghadapi beban-beban kolektif di
masyarakat.
i. Nira yang dihasilkan dari nyiur, merupakan lambang pemberi manfaat. Bahwa sebaikbaik
manusia adalah yang banyak memberi manfaat bagi manusia lainnya. Sebagaimana
sabda Nabi :
 

Artinya :
“Sebaik-baik manusia adalah mereka yang dapat memberi manfaat bagi manusia
lainnya”
Penggunaan
1. Lambang GP dapat digunakan antara lain pada panji bendera, papan nama kwartir dan
satuan, tanda pengenal dan alat administrasi GP.
2. Penggunaan tersebut dimaksudkan sebagai alat pendidikan untuk menggiatkan dan
menanamkan pada setiap anggota GP agar memiliki sifat seperti arti kiasan lambang tunas
kelapa itu.


TAGIHAN SOAL 8
TAHU ARTI PANCASILA
Sejarah Singkat Pancasila
Falsafah hidup bangsa Indonesia ini untuk pertama kali dibicarakan dalam sidang pertama
BPUPKI yang dilaksanakan tanggal 29 Mei sampai 1 Juni 1945. BPUPKI dalam Bahasa Jepang
disebut Dokuritsu Zyunbi Coosakai atau Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan
Indonesia diresmikan pada tanggal 28 Mei 1945. Komposisinya terdiri dari 67 orang yang
diketuai oleh DR. KRT. Radjiman Wiodiodiningrat dan dibantu oleh dua orang wakil ketua,
masing-masing Raden Pandji Soeroso (dari Indonesia) dan Ichibangase (dari Jepang).
Pada sidang pertama BPUPKI itu muncul 3 usulan draft asas dan Dasar negara Indonesia
yang diusulkan oleh 3 orang tokoh pendiri negara Indonesia, yaitu :
1. Mr. Muh. Yamin.
Pada tanggal 29 Mei 1945 mengusulkan dasar negara dengan judul “Asas dan dasar
Negara Kebangsaan Republik Indonesia”, dengan susunan sebagai berikut:
1) Peri Kebangsaan
2) Peri Kemanusiaan
3) Peri Ketuhanan
4) Peri Kerakyatan
5) Kesejateraan Rakyat
2. Mr. Soepomo
Pada kesempatan yang sama Mr. Soepomo mengusulkan rumusan dasar negara Indonesia
sebagai beriku :
1) Persatuan
2) Kekeluargaan
3) Keseimbangan lahir batin
4) Musyawarah
5) Keadilan Rakyat.
3. Ir. Soekarno
Pada tanggal 1 Juni 1945 Ir. Soekarno mengusulkan dasar negara dengan istilah
Pancasila. Panca = lima; Sila = dasar atau sendi. Adapun rumusan Pancasila yang
diusulkan Ir. Soekarno sebagai berikut :
1) Kebangsaan Indonesia
2) Internasionalisme atau perikemanusiaan
3) Mufakat atau demokrasi
4) Kesejahteraan sosial
5) Ketuhanan yang berkebudayaan
Setelah melewati perdebatan yang cukup alot, maka disepakatilah teks Pancasila secara
formal termuat dalam Pembukaan UUD 1945 alinea ke-4. Meskipun para tokoh Islam pada saat
itu harus mengalah, dengan menghapus 7 kata teks sila pertama dari Pancasila itu. Sebagai hasil
rumusan yang disepakati dala The Jakarta Charter. Semula sila pertama itu berbunyi
“Ketuhanan dengan menjalankan syari’at Islam bagi pemeluk-pemeluknya” dirubah menjadi
“Ketuhanan Yang Maha Esa”.
Makna dan Kedudukan Pancasila dalam GP
Makna secara etimologi terdiri dari “ Panca dan Sila “ yang berarti lima dasar. Maka
pancasila secara istilah yaitu falsafah hidup (way of life) yang mencerminkan sikap, tingkah
laku, dan kepribadian bangsa indonesia dan berfungsi sebagai pedoman hidup serta sekaligus
sebagai sumber dari segala sumber hukum di Indonesia.
Adapun sumber tertib hukum di Indonesia, secara hierarkhis (urutan tertib) adalah sebagai
berikut :
a. Pancasila
b. UUD 1945
c. Ketetapan MPR
d. Undang-undang
e. Perpu (Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang)
f. Peraturan Pemerintah (PP)
g. Kepres/ Inpres
h. Peraturan Menteri/ Instruksi Menteri, dst.

TAGIHAN SOAL 9
TAHU SEJARAH DAN ARTI KIASAN WARNA
BENDERA KEBANGSAAN INDONESIA,
SERTA DAPAT MENGIBARKAN DAN MENURUNKANNYA
DALAM UPACARA
Setiap negara mempunyai bendera kebangsaan. Bendera itu bukanlah semata-mata
merupakan simbol keindahan belaka, tetapi merupakan penjelmaan cita-cita yang terkandung
dalam jiwa bangsa dari negara itu. Sang Merah Putih sebagai bendera negara Republik Indonesia
merupakan lambang kemerdekaan, kedaulatan dan kehormatan bangsa Indonesia hanya suatu
negara yang merdeka dan berdaulat dalam suatu negara yang memiliki bendera kebangsaan.
Sejak bangsa Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya Merah Putih sebagai bendera
kebangsaan yang abadi dan tetap berkibar di bumi Indonesia.
GP mempunyai tugas pokok untuk menjadikan setiap pramuka Indonesia sebagai patriot
bangsa yang sanggup dan berani mempertahankan Sang Merah Putih dan kehormatan Merah
Putih sampai titik darah penghabisan. Oleh karena itu setiap pramuka harus tertanam rasa
hormat, terhadap bendera kebangsaan Indonesia merah putih.
Sejarah Bendera Merah Putih
1. Penggunaan dan arti warna bendera merah putih:
a. Dalam sejarah Indonesia terbukti, bahwa bendera merah putih dikibarkan tahun 1292
oleh tentara Jayakatwang ketika berperang melawan Kartanegara dari Singhosari (1222-
1292).
b. Menurut Prapanca gambar yang dilukiskan pada kereta raja-raja, kereta raja putri Lasem
dihiasi dengan gambar banteng putih, dan raja-raja putri Daha keretanya dihiasi dengan
gambar buah maja yang berwarna merah. Atas dasar uraian tersebut, bahwa kerajaan
Majapahit menganggap warna merah putih merupakan warna yang dimuliakan.
c. Dalam satu kitab Tambo Alam Minangkabau yang disalin tahun 1840 dari kitab yang
lebih tua terdapat bendera ala Minangkabau, berwarna merah, putih dan hitam.
- Merah : Warna Hulubalang (yang menjalankan pemerintahan)
- Putih : Warna Agama (alim ulama)
- Hitam : Warna adat Minangkabau Penghulu adat
2. Pada umumnya warna merah putih merupakan lambang keberanian, kewiraan, sedang warna
putih merupakan lambang kesucian.
3. Bahwa darah yang mengalir pada tubuh makhluk hidup itu sebagai unsur penting dalam
rangka metabolisme dan berfungsi sebagai kontrol syaraf ke seluruh tubuh. Darah dalam
bahasa Sunda disebut getih, umumnya berwarna merah. Sedangkan pada tumbuhan fungsi
metabolismenya dengan getah, umumnya berwarna putih. Jadi, getih dan getah merupakan
dua unsur penting dalam kehidupan makhluk hidup dan tumbuhan.

TAGIHAN SOAL 10
DAPAT DENGAN HAPAL MENYANYIKAN LAGU KEBANGSAAN INDONESIA
RAYA
BAIT PERTAMA DI MUKA ORANG BANYAK DAN TAHU SIKAP
YANG HARUS DILAKUKAN JIKA LAGU KEBANGSAAN
INDONESIA RAYA DINYAYIKAN PADA SUATU UPACARA
Sejarah Lagu Kebangsaan Indonesia Raya
1. Indonesia Raya sebelum 17 Agustus 1945
a. Lagu kebagsaan Indonesia Raya adalah ciptaan komponis muda Indonesia bernama
Wage Rudolf Supratman.
b. Almarhum Wage Rudolf Supratman adalah serang guru dan juga menjadi wartawan surat
kabar “Kaoela Moeda” dan pengarang buku. Sejak kecil. Supratman gemar sekali
bermain biola.
Wage Rudolf Supratman adalah putra seorang Sersan Instruktur Masenen Sastro Soehardjo.
Supratman dilahirkan di Jatinagara pada tanggal 9 Maret 1903 dan meninggal dunia pada
malam Selasa tanggal 16 Agustus 1938 di Surabaya.
Semangat nasionalismenya telah mengisi seluruh jiwa Supratman pada waktu itu, semanat ini
berwujud kemauan menciptakan lagu kebangsaan. Akhirnya ia dapat menciptakan lagu
Indonesia Raya.
Lagu Indonesia Raya itu dipersembahkan oleh Supratman kepada masyarakat dalam Kongres
Pemuda Indonesia tanggal 28 Oktober 1928 di Gedung Indonesieche Club, Jalan Keramat
Raya No. 106 Jakarta.
a. Sejak itu pada tiap-tiap pertemuan Pemuda Indonesia selalu dibuka dan ditutup dengan
lagu Indonesia Raya sebagai lagu kebangsaan.
b. Pada zaman penjajahan, lagu Indonesia Raya sering dilarang dan dihalang-halangi oleh
Pemerintah Belanda dan suatu ketika diizinkan lagi oleh pemerintah Jepang di Indonesia
untuk dinyanyikan kembali.
2. Lagu Indonesia Raya sesudah 17 Agustus 1945
a. Setelah proklamasi, lagu Indonesia Raya ditetapkan sebagai lagu kebangsaan. Lagu
kebangsaan ini merupakan sublimasi pengorbanan perjuangan rakyat untuk mengusir
penjajah dan mempertahankan serta menegakkan kemerdekaan.
b. Dala UUDS RI 1950 pasal 3 ayat 2, lagu Indonesia Raya ditetapkan dengan resmi
sebagai lagu kebangsaan Indonesia.
Peraturan Penggunaan Lagu Indonesia Raya
1. Lagu kebangsaan Indonesia Raya diatur dengan PP No. 44 tahun 1958 tentang lagu
Kemerdekaan Indonesia Raya meliputi:
a. Ketentuan umum
b. Penggunaan Lagu Kebangsaan
c. Penggunaan Lagu Kebangsaan bersama-sama dengan lagu kebangsaan asing
d. Penggunaan Lagu Kebangsaan asing sendiri
e. Tata tertib dalam penggunaan lagu kebangsaan
f. Pasal 1 Bab I PP No. 44 tahun 1958, berbunyi:
“…. Lagu Kebangsaan RI Raya selanjutnya disebut “Lagu Kebangsaan” ialah Lagu
Kebangsaan Indonesia Raya.
2. Lagu kebangsaan tersebut dan kata-katanya ialah seperti tertera pada lampiran-lampiran PP
ini….”.
Pasal 4 Bab II PP No. 44 tahun 1958, berbumyi:
“…. (1) Lagu Kebangsaan diperdengarkan/dinyanyikan:
a. Untuk menghormati Kepala Negara/Wakil Kepala Negara
b. Pada waktu penaikan/penurunan bendera kebangsaan yang diadakan dalam upacara,
untuk menghormati bendera itu.
c. Untuk menghormati kepala negara asing.
Pasal 5 Bab II PP No. 44 tahun 1958, berbumyi:
“…. Dilarang:
 Menggunakan Lagu Kebangsaan untuk reklame dalam bentuk apapun
 Menggunakan bagian-bagian daripada lagu kebangsaan dalam gubahan yang tidak
sesuai dengan kedudukan Lagu Indonesia Raya sebagai Lagu Kebangsaan”.
Pasal 9 Bab V PP No. 44 tahun 1958, berbumyi:
“…. Pada waktu lagu kebangsaan diperdengarkan/dinyanyikan pada kesempatan-kesempatan
dimaksud dalam peraturan ini maka orang yang hadir berdiri tegak di tempat masing-masing.
Mereka yang berpakaian seragam dari suatu organisasi memberi hormat dengan cara yang
telah ditetapkan untuk organisasinya. Mereka yang tidak berpakaian seragam memberi
hormat dengan meluruskan lengan ke bawah dan meletakan telapak tangan dengan jari rapat
pada paha, sedang penutup kepala harus dibuka, kecuali kopiah, ikat kepala, sorban, dan
kerudung atau topi. warna yang dipakai menurut agama atau adat kebiasaan …..”.
3. Setiap anggota GP berkewajiban untuk menghayati, melaksanakan dan mentaati PP No. 44
tahun 1958 tentang Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.
TAGIHAN SOAL 11
TAHU ARTI LAMBANG NEGARA REPUBLIK INDONESIA
Menurut lampiran pada Peraturan Pemerintah No. 55 Tahun 1951, lukisan Garuda
diambil dari khasanah peradaban Indonesia. Garuda tergambar pada beberapa candi sejak abad
ke-16, sebagai Lambang Tenaga Pembangunan seperti dikenal pada peradaban Indonesia.
Burung Garuda dari Mitologi nenek moyang Indonesia berdekatan dengan burung elang
Rajawali. Burung ini dilukiskan di candi Dieng, Prambanan, dan Panataran.
Raja Erlangga menggunakan tokoh Garuda sebagai meterai kerajaannya. Lambang itu
diberi nama Garudamukha. Dalam sebuah buku tentang lambang kerajaan yang terbit sekitar
tahun 1453 berjudul Des Constraad Gruenenberg, Ritters und burgers in Constanzwappenbuch,
vollbrachtam nueden Tag des Abrellen, do man zaelt tusend vier hundert drue und achtzig jar,
membuat lambang Kaisar Jawa memberlihatkan burung phoeneix di atas api unggun. Sedang
Kaisar Sumatra memakai lambang Rajawali digambar dari samping dengan kedua cakarnya
menghadap ke depan.
Gambar Lambang Negara
Pada rantai yang dikalungkan pada leher garuda tergantung sebuah perisai berbentuk
jantung yang melambangkan perjuangan nusa dan bangsa. Lukisan Garuda dan perisai ini
mengiaskan pada tanggal 17 Agustus 1945 adalah pecahnya Revolusi Indonesia hingga menjadi
kesatuan Nasional INDONESIA RAYA MERDEKA.
Ada 5 lukisan dalam perisai tersebut, mewujudkan pokok-pokok dasar dalam Pancasila.
1. Dasar Ketuhanan Yang Maha Esa. Terlukis dengan cahaya diruangan tengah berbentuk
bintang yang bersudut lima.
2. Dasar Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Terlukis dengan tali rantai bermata bulatan dan
persegi.
3. Dasar Persatuan Indonesia. Terlukis dengan pohon beringin.
4. Dasar Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/
Perwakilan. Terlukis dengan kepala banteng sebagai lambang tenaga rakyat.
5. Dasar Keadilan Sosial Bagi seluruh Rakyat Indonesia. Dilukiskan dengan padi dan kapas
sebagai tanda tujuan kemerdekaan.
Garis horizontal
dibuat lebih tebal sebagai lambang Garis Khatulistiwa
Paruh-cakarnya menggenggam sebuah perisai bertuliskan Bhinneka Tunggal Ika,
artinya berbeda-beda tetapi satu jua. Sebagai gambaran suku bangsa, adat istiadat, bahasa, sosial
budaya yang berbeda-beda yang ada di seluruh daerah dan kepulauan Nusantara tetapi tetap satu
yaitu Indonesia.
Semboyan tersebut diambil dari kitab Sutasoma karangan Empu Tantular pada
pertengahan abad ke-14. Kata-kata ini dipakai Tantular untuk menjelaskan paham sinkretis
antara Hinduisme dan Budhisme yang menjadi aliran pada masa itu. Adapaun lebih lengkapnya
kalimatnya adalah : Siwatattwa lawan budhatattwa tunggal, bhinneka tunggal ika, tanhana
dharma mangrwa. (Siwa dan Budha itu satu, dibedakan tetapi satu, tidak ada ajaran agama yang
bersifat mendua).
Burung Garuda menjadi lambang Negara RI berdasarkan Peraturan pemerintah No. 66
Tahun 1951.
Sampai sekarang pencipta/ desainer lambang Burung Garuda Pancasila belum diketahui
secara pasti. Meskipun sempat muncul wacana dengan menyebut nama Mr. Muh Yamin dan
Sultan Hamid II yang diindikasi sebagai pencipta gambar Burung Garuda.
Penggunaan Lambang Negara
1. Penggunaan lambang negara ditetapkan dengan PP No. 43 tahun 1958 tentang Penggunaan
Lambang Negara.
2. Pasal II No. 43 tahun 1958 berbunyi:
“…. (1) Lambang Negara tidak dapat digunakan sebagai lencana oleh WNI yang berada di
luar Negeri…”.
3. Jika lambang negara digunakan sebagai lencana maka lambang itu harus dipasang di dada
sebelah kiri.
4. Pasal 12 PP No. 43 tahun 1958 berbunyi:
“…. (1) Dengan tidak mengurangi ketentuan-ketentuan dalam PP tentang Panji dan Bendera
Jabatan, maka dilarang menggunakan lambang negara bertentangan dengan PP ini.
(2) Pada lambang negara dilarang menaruh huruf, kalimat angka, gambar atau tanda-tanda
lainnya.
(3) Dilarang menggunakan lambang negara sebagai perhiasan cap dagang reklame
perdagangan atau propaganda politik dengan cara apapun juga….”.
5. Pasal 13 PP No. 43 tahun 1958 berbunyi:
“…. Lambang untuk perorangan, perkumpulan organisasi, partikelir atau perusahaan tidak
boleh sama atau pada pokoknya menyerupai lambang negara.
6. Setiap anggota Pramuka berkewajiban untuk menghayati dan mentaati PP No. 43 tahun 1958
tentang Penggunaan Lambang Negara RI.
TAGIHAN SOAL 12
TAHU ARTI DAN SEJARAH SUMPAH PEMUDA
Pada tanggal 27 dan 28 Oktober 1928 mahasiswa dan pemuda dari berbagai perkumpulan
yang berdasarkan kedaerahan yaitu Jawa (Young Java), pemuda Sumatera (Young Andalas),
pemuda Indonesia (Young Indonesia), pemuda Sulawesi (Young Celebes) dan pemuda Sunda
(sekar rukun), serta pemuda Islam (Young Islamietenbond). Para pemuda pelajar Indonesia
mengadakan kongres pemuda di Jakarta (Jln. Kramat Raya No. 104) yang dipimpin oleh
Muhammad Yamin.
Kongres pemuda itu menambil suatu statement politik atau bai’at yang tersurat dalam
sebuah ikrar/sumpah:
Pertama : “Kami Putra dan Putri Indonesia mengaku bertanah air satu tanah air
Indonesia”.
Kedua : “Kami Putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa satu bangsa Indonesia”.
Ketiga : “Kami Putra dan Putri Indonesia menjungjung bahasa persatuan bahasa
Indonesia”.
Sumpah pemuda yang dicetuskan pada kongres pemuda ke II bulan Oktober tahun 1928
itu lahir dari pikiran kaum muda yang menjadi momentum sejarah penting bagi bangsa
Indonesia. Pemuda sebagai pelaku sekaligus aktor sejarah di antaranya dibuktikan dengan
lahirnya Sumpah Pemuda. Padahal, pada saat itu kondisi bangsa Indonesia dalam posisi tertekan
oleh rezim kolonialisme Belanda. Tetapi dengan semangat dan tekad yang kokoh, para pemuda
terbakar semangat juangnya demi mengusir penjajah dari bumi pertiwi.
Bagi para pemuda penerus perjuangan bangsa, tentunya perlu mewarisi semangat jiwa
pejuang yang telah dicontohkan oleh para pendahulunya. Biarlah jasad Sukarno-Hatta kini
terkapar di alam kubur, tapi dengan jiwa dan semangat beliau kita akan melahirkan “Sukarno-
Hatta” lainnya di era sekarang.
Dalam beberapa pepatah/ mahfudhat atau kata-kata mutiara Islam, di antaranya dikatakan
:
    
“Anda adalah pemuda hari ini dan (yang pasti akan menjadi) pemimpin di hari esok”.
Dalam sebuah syair dikatakan :
      
  
“Bukanlah seorang pemuda yang mengatakan inilah bapakku, akan tetapi seorang
pemuda adalah yang mengatakan inilah dadaku”.
Di kalangan suku dan kedaerahan, para pujangga dan sastrawan Indonesia juga ikut
berjuang lewat sentilan-sentilan syair-syair lagunya yang bernada menghujat dan mengutuk para
penjajah. Salah satu contoh sebuah lagu Sunda tanpa diketahui pengarangnya, tetapi sudah
merakyat. Perhatikan syairnya !
Aya hiji kurung, pinuh ku japati
Japati ka luar disada ’ngguk-nggukkan’
Alim ka bapana, alim ka ibuna
Hoyong ka putrana, nu centik bulu socana
Roti potong roti, roti sampeu mantega
Nona, Tuan mati... Indonesia Merdeka !
Kurung atau sangkar, diibaratkan Negara Indonesia. Burung merpati yang memadati
sangkar itu ibarat para penjajah. Kerja burung merpati hanya berkicau, mempropagandakan
politik devide et impera (politik adu domba) mengumbar janji, menari di atas penderitaan orang
lain.
Adapun politik halus yang dilancarkan bangsa Indonesia adalah; ”Jangan pedulikan
bapak/ibunya yang sudah bertindak dholim terhadap bangsa Indonesia, tapi bujuklah anak-anak
penjajah itu”. Buktinya, lahirlah seorang Douwes Dekker alias Multatuli alias Setiabudi. Seorang
anak keturunan Belanda dari ibunya orang Indonesia. Douwes Dekker sangat simpati terhadap
TAGIHAN SOAL 13
TAHU PERJUANGAN BANGSA INDONESIA DAN
RENCANA PEMBANGUNAN PEMERINTAHAN
Upaya Memperjuangkan Kemerdekaan Indonesia
Sejak abad ke-16 negara kita sudah mengalami penjajahan, akibat ambisi bangsa Eropa yang
memiliki pandangan tentang kolonialisme, imperialisme dan merkantilisme. Maka bangsabangsa
di Eropa seperti Inggris, Prancis, Spanyol, Portugis, Belanda, dan bangsa lainnya
berlomba-lomba mencari kawasan bangsa lain pada belahan bumi ini untuk dijadikan daerah
jajahan. Termasuk salah satu negara yang terjajah adalah Indonesia.
Akbiat penjajahan tersebut, timbullah reaksi dari orang-orang pribumi dengan melakukan
perlawanan-perlawanan. Akan tetapi perlawanan tersebut hanya bersifat kedaerahan. Hal ini
disebabkan belum adanya koordinasi yang baik antara kerajaan-kerajaan yang berkuasa saat itu,
terlebih antara kerajaan yang satu dengan yang lainnya saling berebut batas wilayah. Kondisi
inilah yang memudahkan kaum penjajah untuk melancarkan politik devide et impera atau politik
adu domba. Akibatnya, setiap upaya mengusir penjajah maka dengan mudah perlawanan itu
ditumpas.
Sejarah Singkat Perjuangan Bangsa Indonesia Secara Kronologis
1511
1596
1602
1606
1607 – 1636
1619
1941
1666 – 1669
1677
1677 – 1703
1686 – 1706
13 Feb 1755
Bangsa Portugis merebut Malaka dan masuk kepulauan Maluku tahun 1522.
Bangsa Belanda di bawah pimpinan Cornelis de Houtman berhasil mendarat di
Banten.
Belanda mendirikan VOC (Vereenigde Oost-Indische Compagnie) yang
bertujuan untuk mencapai monopoli perdagangan rempah-rempah di Indonesia.
Bangsa Belanda mengusir bangsa Portugis dari Negeri Indonesia.
Masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda di Aceh yang gigih mempertahankan
Malaka dari penguasaan Bangsa Portugis.
Gubernur Jenderal Jan Pieterzoon Coen mulai melaksanakan politik monopoli
VOC yang sangat menyengsarakan bangsa Indonesia.
Malaka diduduki Belanda
Perang Makassar yang terjadi antara pasukan Bone pimpinan Aru Palaka yang
didukung oleh VOV menyerang secara besar-besaran terhadap Makassar, yang
berakhir dengan kekalahan Makassar yang ditandai dengan Perjanjian
Bongaya. Isi perjanjian tersebut Sultan Hasanuddin terpaksa harus
menyerahkan sebagaian wilayahnya kepada Bone dan VOC.
Pengaruh VOC di Makassar juga berimbas pada Kerajaan Banten di bawah
pimpinan Sultan Ageng Tirtayasa.
VOC melebarkan kekuasaannya ke Mataram dengan membuat perjanjian dengan
Sultan Amangkurat I yang isinya sangat merugikan Mataram. Padahal kerjaan
Mataram sudah maju berkat jasa ayahnya Sultan Agung (1613-1645)
Sultan Amangkurat I digantikan oleh Sultan Amangkurat II (yang sudah
bekerja sama dengan VOC). Menjelang pergantian raja, Mataram jatuh ke tangan
Trunojoyo. Maka pusat kerajaan pindah ke Kediri. Namun dengan bantuan
VOC Sultan Amangkurat II dapat memadamkan permberontakan. Otomatis VOC
kembali mendapat komisi dengan beratmbahnya wilayah kekauasaannya.
Perlawanan Untung Surapati terhadap VOC, dan beliau tewas di Bangil.
Perlawanan dilakukan sebagai akibat kesewenang-wenangan VOC yang selalu
memeras Mataram.
Perjanjian Gianti : Mataram dibagi dua antara Ngayogyakarta Hadiningrat
dengan Surakarta.
1808 – 1811
1811 – 1816
1821 – 1824
1825 – 1830
1830
1859 – 1863
1873 – 1904
1846 – 1848
1859 – 1861
Abad-19
1908
1911
Gubernur Jenderal Deandels membuat pembangunan jalan yang membentangi
Pulau Jawa, dengan cara kerja paksa.
Pemerintahan sementara Inggris dipimpin oleh Rafles, yang kemudian
menemukan bunga raksasa di Sumatera dengan nama bunga Raflesia.
Pada masa Pemerintahan Ingris di Maluku, para pemuda diberi kesempatan
untuk menjadi serdadu. Ketika Belanda kembali ke Maluku para serdadu itu
sudah dipersenjatai dengan maksud melawan Belanda di bawah pimpinan
Thomas Matulessi mantan sersan mayor pada dinas angkatan perang Inggris. Ia
juga terkenal dengan nama Pattimura.
Perang Paderi di Sumatera Barat, yang mengantarkan Imam Bonjol sebagai
pahlawan nasional.
Perang Diponegoro.
Diponegoro dibuang ke Makassar kemudian dipindanhkan ke Ujungpandang,
dan akhirnya meninggal tahun 1855.
Perang Banjarmasin
Perang Aceh.
Awal tahun 1873 Belanda mengerahkan pasukan sebanyak 3200 personil dari
Batavia untuk menyerbu Aceh, dipimpin oleh Mayjen Kohler, namun dalam
pertempuran tersebut Belanda dapat dipukul mundul. Mayjen Kohler pun mati
tertembak.
Akhir tahun 1873 Belanda kembali menyerbu Aceh dengan 8000 personil
kekuatan pasukan, dipimpin oleh Mayjen Van Swieten. Kali ini Belanda
berhasil menguasai Aceh.
Selama menduduki Aceh Belanda kerap mendapat serangan dari rakyat yang
dipimpin oleh Teuku Cik Di Tiro, Teuku Umar, Cut Nyak Din, dan Panglima
Polim.
Perang Bali yang memperkenalkan seorang pejuang gigih asal Bali bernama
Gusti Ketut Jelantik.
Perang Banjarmasin.
Setelah lepas dari kekuasaan Rafles (Inggris) darah-daerah di Kalimantan banyak
yang langsung jatuh ke tangan Belanda tanpa melalui perjanjian. Hal ini
menyulut kemarahan rakyat, tampillah seorang pejuang gigih asal Banjarmasin
bernama Pangeran Antarasari yang memimipin pasukan menyerang Belanda.
Memasuki abad ke-20 Parlemen Belanda mengalami reformasi yang
mengantarkan pada lahirnya Politik etis. Politik etis ini melahirkan penyadaran
pandangan yang mendukung Hak Azasi Manusia dalam kaitannya dengan status
penindasan Belanda di Inonesia.
Kebangkitan nasional ditandai dengan berdirinya Budi Utomo. Dipimpin oleh
Dr. Wahidin Sudirohusodo dan Dr. Sutomo.
Berdiri Syarekat Islam (SI) didahului oleh Syarekat Dagang Islam (SDI)
dipimpin oleh KH. Samanhudi dan HOS Cokroaminoto. Tahun 1923 SI tidak
bekerjasama dengan Belanda dan berubah menjadi Partai Syarekat Islam (PSI)
diketuai oleh KH. Agus Salim.

TAGIHAN SOAL I4
TAHU PERJUANGAN BANGSA INDONESIA DAN
RENCANA PEMBANGUNAN PEMERINTAH
Belum genap tiga bulan setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945,
maka tepatnya tanggal 10 Nopember 1945 Belanda kembali mendarat di bumi Indonesia.
Maksud kedatangan Belanda tiada lain untuk menjajah kembali bumi pertiwi, namun dengan
sigap dan bersatu bangsa Indonesia menolak segala bentuk penjajahan. Upaya Belanda untuk
merongrong wibawa kemerdekaan Indonesia berlangsung selama lebih dari empat tahun, hingga
tanggal 29 Desember 1949 melalui Konferensi Meja Bundar (KMB) yang dilangsungkan di
Denhaag akhirnya Belanda mengakui kedaulatan “sebagian” wilayah Indonesia.
Setelah kemerdekaan secara penuh dapat diraih, maka tugas utama bangsa Indonesia
adalah untuk mengisi kemerdekaan tersebut dengan berbagai pembangunan. Pembangunan yang
dijalankan di Indonesia meskipun tujuannya sama, yakni menciptakan masyarakat yang adil dan
makmur akan tetapi caranya berbeda-beda antara pemerintahan yang satu dengan pemerintahan
yang lainnya. Pertama, masa pemerintahan Orde Lama (1945 – 1966) yang dipimpin oleh
Presiden Soekarno. Pada masa ini tidak banyak proyek pembangunan yang dapat dilaksanakan,
karena tinggal melanjutkan aset-aset pembangunan yang sudah ada rintisan pemerintahan
kolonial. Misalnya pabrik-pabrik, pos dan telekomunikasi, transportasi darat, laut dan udara,
perbankan, dermaga, dan sebagainya. Konsentrasi pemerintah lebih banyak terfokus pada
perbaikan dan penataan sistem pemerintahan dan perjuangan menghadapi pemberontakanpemberontakan
di dalam negeri serta perjuangan merebut Irian Barat. Hingga pada akhir
kekuasaannya pemerintahan orde lama masih dihadapkan dengan kudeta PKI tahun 1965 yang
membawa kepada lunturnya wibawa Bung Karno sebagai Presiden.
Kedua, masa pemerintahan Orde Baru (1966 – 1998) di bawah pimpinan Presiden
Soeharto. Pada awal-awalnya pemerintahan orde baru menunjukkan keseriusannya dalam
pembangunan, sehingga Soeharto mendapat julukan sebagai “Bapak Pembangunan”, namun
karena dorongan ambisi keluarga dan kroni yang memperalat Soeharto untuk tetap terus
berkuasa di Indonesia, sehingga akhirnya ia menjabat presiden terlama di dunia, hingga 32
tahun, sehingga banyak program pembangunan yang proyeknya dikuasai oleh keluarga dekat dan
kroni presiden. Sehingga akhirnya segala bentuk penyimpangan dana pembangunan sulit
dilakukan pengawasan atau kontrol. Akibatnya pembangunan banyak yang tidak tercapai, utang
negara membengkak, kepercayaan luar negeri hilang.
Rencana Pembangunan Pemerintah di masa orde baru dibagi atas tiga tahap: Rencana
Pembangunan Jangka Pendek (satu tahun), Rencana Pembangunan Jangka Panjang (lima tahun),
dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (25 tahun).
Ketiga, masa transisi (1998), berlangsung selama 1 tahun 9 bulan dibawah pimpinan
Presiden Habibie. Meskipun Habibie dikenal sebagai orang cerdas, namun jika dihadapkan
kepada persoalan bangsa yang sangat kacau tentu akan kalang kabut. Belum lagi Habibie
mendapat desakan dari dunia luar yang mempersoalkan status Timor Timur, hingga pada
akhirnya Tim-Tim lepas dari pangkuan Ibu Pertiwi. Tidak ada orang setia yang mendampingi
kepemimpinan Pak habibie, banyak orang yang keluar dari jabatan menteri hanya lantaran
mengejar jabatan politis dan ingin cuci tangan, tidak mau bertanggungjawab atas nasib bangsa
yang dihadapi.
Keempat, masa reformasi (1998-2000) di bawah pimpinan Presiden Abdur Rahman
Wachid (Gusdur). Pemerintahan ini lebih berkonsentrasi terhadap pembangunan ideologi,
sehingga banyak paradigma yang dirubah. Misalnya pengakuan resmi terhadap agama Kong Hu
Cu dan Hari Raya Imlek, perubahan cara pandang tentang hubungan diplomatik dengan negara
Israel, dan perubahan pandangan terhadap faham komunis. Dikarenakan terlalu banyaknya pihak
yang berambisi untuk memperoleh kekuasaan, maka pemerintahan Gusdur hanya berlangsung
selama 2 tahun 3 bulan.
Kelima, masa kabinet Gotong Royong (2001-2004) di bawah pimpinan Presiden
Megawati Soekarno Putri. Pada masa pemerintahan ini konsentrasi pembangunan lebih terfokus
kepada penuntasan hutang-hutang negara. Sehingga banyak aset-aset negara yang terpaksa dijual
demi membayar cicilan utang luar negeri. Stabilitas ekonomi dapat dibangun pada masa
pemerintahan ini, sebagai akibat banyak pakar ekonomi yang masuk dalam jajaran kabinet.
Keenam, masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (2004-2009).
Konsentrasi pemerintah lebih terfokus pada upaya supremasi hukum dan pemberantasan korupsi
secara konsisten. Namun demikian, dengan adanya upaya tersebut bukan berarti praktek korupsi
hilang 100% melainkan mentalitas bangsa yang sepertinya sudah sangat kental dengan budaya
suap, sogok, dan kurupsi. Penataan infrastruktur sarana fisik secara bertahap dapat diwujudkan.
Pendidikan dan kesehatan yang gratis mulai dapat direalisasikan dari mulai program pendidikan
dasar 9 tahun. Sedangkan keluarga miskin mendapat bantuan beras murah dan pelayanan
kesehatan secara gratis.

TAGIHAN SOAL 15
TAHU SUSUNAN PEMERINTAH DARI PUSAT SAMPAI KE DESA
Negara Republik Indonesia menganut sistem Presidential. Dalam pembagian kekuasaan
dibagi menjadi 3 macam :
1. Kekuasaan Legislatif (pembuat undang-undang)
2. Kekuasaan Ekskutif (yang menjalankan undang-undang)
3. Kekuasaan Yudikatif (yang menjalankan hukum)
Pada hakikatnya kekuasaan legislatif harus berada pada lembaga MPR, DPR, dan DPD.
Sebagai lembaga yang mewakili seluruh komponen masyarakat. Mereka bekerja dari, oleh dan
untuk kepentingan masyarakat yang diwakilinya. Namun dalam prakteknya kekuasaan legislatif
(pembuat undang-undang) juga dimiliki oleh pemerintah. Demikian pula dalam urusan hukum
(yudikatif) pemerintah c.q. Presiden memiliki hak grasi, amnesti, abolisi, dan rehabilitasi
terhadap para narapidana yang sudah memiliki putusan dan kekuatan hukum.
Melihat kenyataan praktek pemerintahan yang dilaksanakan di Indonesia, maka negara
kita tidak dapat menjalankan trias politica (tiga kekuasaan : legislatif, ekskutif, dan yudikatif)
secara murni dan konsekuen, melainkan model pemerintahan presidentil dengan menjalankan
kekuasaan pemerintahan campuran.
Susunan pemerintahan Negara Indonesia dari pusat sampai ke desa.
1. Negara, dipimpin oleh seorang Presiden dan Wakil Presiden (Menurut UUD 1945 hasil
amandemen; pasangan Presiden dan Wakil Presiden harus dipilih langsung oleh rakyat)
2. Provinsi, dipimpin oleh Gubernur dan Wakil Gubernur (pemilihan langsung)
3. Kabupaten/Kota dimpimpin oleh Bupati dan Wakil Bupati/Walikota dan Wakil Walikota
(pemilihan langsung)
4. Kecamatan, dipimpin oleh seorang Camat (jabatan administratif yang masih ditunjuk oleh
atasan)
5. Desa/Kelurahan, dipimpin oleh seorang Kepala Desa/Lurah (Kepala Desa melalui proses
pemilihan langsung, sedangkan Lurah penunjukan dan pengangkatan dari atasan)
6. Masih ada pemerintahan ke bawah; misalnya Dusun, RW dan RT.
Di samping pemerintahan, di Negara Republik Indonesia juga dibentuk lembaga-lembaga
tinggi baru yang bertugas mengurusi bidang garapan yang erat hubungannya dengan kepentingan
masyarakat. Misalnya lembaga yang mengurusi bidang penyaluran aspirasi masyarakat ditangani
oleh KPU (Komisi Pemilihan Umum). Lembaga pemberantas korupsi disebut KPK (Komisi
Pemberantas Korupsi). Lembaga yang menilai keabsahan sebuah produk hukum (undangundang,
PP, Perda, dst) disebut MK (Mahkamah Konstitusi). Lembaga yang khusus mewakili
golongan dan daerah di seluruh Indonesia disebut DPD (Dewan Perwakilan Daerah). Di samping
lembaga tinggi lainnya yang dianggap perlu dipertahankan keberadaannya. Misalnya : BPK,
MA, Jaksa Agung, DPR, dan MPR. Sedangkan lembaga DPA dianggap tidak efektif, maka
lembaga ini dihapus.

TAGIHAN SOAL 16
DAPAT BERBARIS
Baris-berbaris adalah suatu wujud latihan fisik yang diperlukan guna menanamkan kebiasaan
dalam tatacara kehidupan yang diarahkan kepada terbentuknya perwatakan tertentu.
Maksud dan Tujuan
Baris-berbaris ini termasuk latihan gerak dasar yang diwujudkan untuk menanamkan:
1. Kedisiplinan, maksudnya mengutamakan kepentingan tugas diatas kepentingan pribadi yang
pada hakekatnya keikhlasan, menyisihkan pilihan hati sendiri.
2. Rasa kesatuan dan persatuan, yaitu adanya rasa senasib sepenanggungan serta ikatan yang
sangat perlu dalam menjalankan tugas.
3. Rasa tanggungjawab, yaitu keberanian untuk bertindak yang mengandung resiko terhadap
diri sendiri tetapi mengutamakan tugas
4. Kepatuhan dalam melaksanakan perintah dengan cepat dan tepat.
Aba-aba dalam baris-berbaris
1. Aba-aba petunjuk
2. Aba-aba Peringatan
3. Aba-aba Pelaksanaan
Peratuuran Baris Berbaris (PBB) dibagi menjadi 3 bagian:
1. PBB I yaitu gerakan dasar atau gerakan di tempat. Contoh: hadap kiri/kanan, balik kanan,
serong kanan/kiri.
2. PBB II yaitu gerakan berjalan atau bergerak maju terdiri dari 3 bagian, yaitu:
a. Gerak dari berhenti ke jalan, contoh: maju jalan, hadap kiri/kanan maju jalan
b. Gerakan dari jalan ke berhenti, contoh: balik kanan berhenti
c. Gerakan dari jalan ke jalan, contoh: belok kanan/kiri maju jalan
3. Pormasi dan variasi
Bentuk-bentuk berjalan diantaranya:
1. Langkah biasa
2. Langkah tegap
3. Sikap lari
4. Langkah cepat
5. Perpindahan tempat
Bentuk-bentuk barisan
1. Berbanjar, yaitu baris memanjang ke belakang
2. Bersap, yaitu baris memanjang ke samping kiri

TAGIHAN SOAL 17
SELALU BERPAKAIAN RAPI, MEMELIHARA KESEHATAN
DAN KEBERSIHAN LINGKUNGANNYA
Pakaian adalah suatu alat yang digunakan untuk menutupi aurat dan juga sebagai alat
perhiasan
Firman Allah SWT
Artinya:
Hai anak adam sesungguhnya kami telah menurunkan kepada kamu pakaian untuk
menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan danpakaian taqwa itulah yang
paling baik. Yang demikian itu adalah sebagian dari tanda-tanda kekuasaan Alloh
mudah-mudahan mereka jadi orang yang ingat. (Al-A’raf : 26)
Etika Berpakaian
Menurut H. Jenal Abidin etika berpakaian ada 2:
1. Pakaian guna menutupi aurat tubuh yang dalam pertumbuhan kebudayaan telah timbul pada
suatu tingkat kebudayaan bersahaja.
2. Untuk perhiasan yang menyatakan diri dalam kebudayaan yang telah berkembang.
Memelihara kesehatan badan dan kebersihan lingkungan
Cara memelihara kesehatan badan yakni memperhatikan kebersihan makanan, minuman
dan barang yang kita pakai setiap hari disebut hygiene. Sedang usaha kebersihan lingkungan
fisik, seperti rumah dan halamannya disebut sanitasi. Higienen dan sanitasi sangat penting bagi
pemeliharaan kesehatan. Banyak orang yang terkena karena sanitasinya yang buruk higienen
yang kurang. Oleh karena itu lingkungan yang sehat adalah lingkungan yang terpelihara dengan
baik dan bersih. Islam memandang kesehatan sebagai sesuatu yang sangat penting bagi
kehidupan manusia yaitu mengadakan tindakan pencegahan terhadap penyebaran penyakit
merupakan suatu tuntutan dalam menunjukan tanggungjawab sosial.
Dewasa ini di Indonesia banyak menyebar penyakit yang sebelumnya tidak dikenal
masyarakat luas, misalnya penyakit cikungunya, penyakit flu burung yang diakibatkan oleh virus
H5N1 dan penyakit lain yang cukup merepotkan dunia kesehatan Indonesia. Demikian pula
penyakit yang dianggap ”langganan” menjangkit masyarakat Indonesia adalah diare, muntaber,
dan demam berdarah. Penyakit ini menjangkit lebih banyak disebabkan karena kurangnya
kesadaran terhadap PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat). Terutama kesehatan lingkungan
sekitar. Dengan linkungan yang bersih dan sehat akan menekan perkembangbiakkan hewanhewan
atau bakteri yang dapat membahayakan kesehatan.
Untuk membudayakan PHBS di masyarakat sebenarnya tidak memerlukan energi atau
biaya yang besar, karena diawali dari hal-hal yang sangat sederhana, di antaranya :
a. Buang air besar (BAB) di jamban/wc, karena kotoran manusia (peces) merupakan sumber
bakteri yang paling banyak menyebarkan penyakit.
b. Membiasakan mencuci tangan pakai sabun dan air bersih.
c. Membuang kotoran balita ke jamban/wc.
d. Mencuci sayuran dan buah-buahan dengan air bersih dan sabun, terutama yang dikonsumsi
mentah.
e. Mengendalikan sarang nyamuk dan lalat.

TAGIHAN SOAL 18
TAHU PENTINGYA BAHAN MAKANAN YANG BERNILAI GIZI,
DAN DAPAT MEMASAK MAKANAN DI PERKEMAHAN
SEDIKITNYA UNTUK 5 ORANG
Kadar dan Gizi
a. Kadar dalam daftar ini adalah untuk bahan makanan untuk bahan makanan mentah, akan
berbeda kadar gizinya setelah dimasak.
b. b.d.d. adalah singkatan dari Bagian Dapat Dimakan :
Misalnya telur ayam b.d.d. nya 90%, jadi sebutir telur ayam yang beratnya 35 gram b.d.d.
nya adalah :
x 35 gram = 31,5 gram
Zat gizi yang diperoleh dari sebutir telur ayam atu adalah
x angka yang tertulis dalam daftar
c. Kadar zat kalsium, fosfor besi masing-masing adalah keseluruhan yang terdapat di dalam
bahan makanan.
100
90
400
31,5
Daftar Kadar Kandungan Gizi 1
Bahan Makanan Kalori
(kal)
Protein
(gr)
Lemak
(gr)
Hidrat
arang
(gr)
Kalsiu
m (mg)
Fosfor
(mg)
Besi
(mg)
Vit A
(S.I)
Vit B
(mg)
Vit C
(mg)
Air
(gr)
b.b.d
(%)
Alpokat 25 0.9 6.5 7.7 20 10 0.9 180 0.05 13 84.5 61
Apel 83 0.3 0.4 14.9 6 10 0.3 90 0.04 5 84.1 88
Ayam 302 18.2 25.0 0 14 200 1.5 810 0.08 0 55.9 58
Bawang 29 1.8 0.7 5.2 55 39 7.2 1365 0.09 37 91.6 67
Bayam 36 3.5 0.5 6.5 267 67 3.9 6090 0.08 80 86.9 71
Bebek 326 16.0 28.6 0 15 188 1.8 900 0.10 0 54.3 80
Belimbing 36 0.4 0.4 8.8 4 41.1 170 0.03 35 90.0 86
Bengkuang 55 1.4 0.2 12.8 15 18 0.6 0.04 20 85.1 84
Beras 360 6.8 0.7 78.9 6 140 0.8 0 0.12 0 30.0 100
Beras ketan 362 6.7 0.7 74.4 12 148 0.8 0 0.16 0 12.0 100
Buncis 35 2.4 0.2 7.7 65 44 1.1 630 0.08 19 88.9 90
Cabe 31 1.0 0.3 7.3 29 24 0.5 470 0.05 18 90.9 85
Cengkeh 292 5.2 8.9 57.4 740 100 4.9 0 200 0 23.3 100
Coklat 472 2.0 29.8 62.7 63 287 2.8 30 0.03 0 1.4 100
Coklat susu 381 9.0 35.0 53.6 200 200 2.0 30 0.08 0 1.0 100
Cuka 12 0.1 0.1 5.0 7 10 0.5 0 0 0 94.5 100
Daging kuda 118 18.1 4.1 0.9 0 150 2.7 0 0.07 0 76.0 100
Daging sapi 207 18.8 14.0 0 11 170 2.8 30 0.08 0 66.0 100
Dodol 395 3.0 5.7 81.2 12 80 1.6 0 0 0 12.0 100
Domba 206 17.1 14.8 0 10 191 2.6 0.15 0 66.3 100
Duku 63 1.0 0.2 16.1 18 9 0.9 0 0.05 9 82.0 64
Durian 134 2..5 3 28.0 7.4 44 1.3 178 0.10 53 65.0 22
Es krim 207 4.0 12.5 20.6 123 99 0.1 520 0.04 1 62.1 100
Gaplek 338 1.5 0.7 81.3 80 60 1.9 0 0.04 0 14.5 100
Ginjal sapi 141 15.0 8.1 0.9 9 221 7.9 1150 0.51 13 74.9 100
Gula kelapa 386 3.0 10 76.0 76 37 2.6 0 0 0 10 100
Gula pasir 364 0 0 94.0 5 1 0.1 0 0 0 5.4 100
Hati sapi 136 19.7 3.2 6.0 7 358 6.6 43900 0.26 31 69.7 100
Hiu 89 20.1 0.3 0 25 208 20.9 150 0.01 0 40.0 70
Ikan asin 193 42.0 1.5 0 200 300 2.5 0.01 0 40.0 70
Ikan mas 86 16.0 2.0 0 20 150 2.0 150 0.05 0 76.0 80
Jagung 140 4.7 1.3 33.1 6 118 0.7 435 0.24 8 60.0 90
Jahe 51 1.5 1.0 10.1 21 39 1.6 30 0.02 4 86.2 97
Jambu air 46 0.6 0.2 11.8 7.5 9 1.1 0 5 87.0 910
Jambu biji 49 0.9 0.3 12.2 14 28 1.1 25 0.02 87 86.0 82
Jambu bol 56 0.6 0.3 14.2 29 16 1.2 130 0.02 197 82.6 90
Jamur kuping 15 3.8 0.6 0.9 3 94 1.7 0 0.10 5 93.7 100
Jengkol 20 3.5 0.1 3.1 21 25 0.7 240 0.10 12 93.0 90
Jeruk bali 48 0.6 0.2 12.4 23 27 0.5 20 0.04 43 86.3 62
Jeruk manis 45 0.9 0.2 11.2 33 23 0.4 190 0.08 49 87.2 72
Jeruk nipis 37 0.8 0.1 12.3 40 22 0.6 0 0.04 27 86.0 76
Kacang ijo 345 22.2 12 62.9 125 320 6.7 157 0.64 6 10.0 100
Kacang panjang 44 2.7 0.3 7.8 49 347 0.7 335 0.13 21 88.5 75
Kambing 154 16.6 9.2 0 11 124 1.0 0.09 0 70.3 100
Kecap 46 5.7 1.3 9.0 123 96 5.7 0 0 0 63.0 100
Kedondong 41 1.0 0.1 10.3 15 22 2.8 233 0.06 30 88.0 58
Kelapa muda 68 1.0 0.9 14.0 7 30 1.0 0 0.06 4 83.3 53
Kelapa tua 180 4.0 15.0 10.0 8 55 1.3 10 0.05 4 70.0 53
Kentang 83 2.0 0.1 19.1 11 56 0.7 0.11 17 77.8 85
Keong 64 12.0 1.0 2.0 217 78 1.7 81.0 46
Kepiting 151 13.8 3.8 14.1 210 250 1.1 200 0.05 0 66.1 45
Kerbau 84 18.7 0.5 0 7 151 2.0 0 0.02 0 84.0 100
Ketimun 12 0.7 0.1 2.7 10 21 0.3 0 0.03 8 96.1 70
Kunyit 63 2.0 2.7 9.1 24 78 3.3 0 0.03 1 84.9 78
Lobak 19 0.9 0.1 4.2 35 26 0.6 10 0.03 32 94.1 87
Madu 294 0.3 0 79.5 5 16 0.9 0 4 20.0 100
Manggis 63 0.6 0.6 15.6 8 12 0.8 0 0.03 2 83.0 29
Merica 359 11.5 6.8 64.4 460 200 16.8 0 0.20 0 12.9 100
Minyak kelapa 870 1 98 0 3 0 0 0 0 0 0 100
Nanas 52 0.4 0.2 13.7 16 11 0.3 130 0.08 24 85.3 53
Nangka 106 1.2 0.3 27.69 20 19 0.9 330 0.07 7 70.0 28
Pakis 35 4.0 0.3 6.4 42 172 1.3 2881 30 88.0 70
Pepaya 46 0.5 12.2 23 12 1.7 365 0.04 78 86.7 75
Pisang ambon 99 1.2 0.2 25.8 8 28 0.5 146 0.08 3 72.0 75
Rambutan 69 0.9 0.1 18.1 16 16 0.50 0 0 58 80.5 40
1 Iwan Gayo (editor) (1996), Buku Pintar; Seri Senior., Jakarta : Upaya Warga Negara, hal. 341
Salak 77 0.4 20.9 28 18 4.2 0 0.04 2 78.0 50
Sawo 92 0.5 1.1 22.4 25 12 1.0 60 0.01 21 75.5 79
Sirsak 65 1.0 0.3 16.3 14 27 0.6 10 0.07 20 81.7 68
Susu sapi 61 3.2 3.5 4.3 143 60 1.7 130 0.03 1 88.3 100
Tahu 68 7.8 4.6 1.6 124 63 0.8 0 0.06 0 84.8 100
Talas 98 1.9 0.2 23.7 28 61 1.0 20 0.13 4 73.0 85
Teh 132 19.5 0.7 67.8 717 265 11.8 2095 0.01 0 7.6 100
Telur ayam 162 12.8 11.5 0.7 54 180 22.2 750 0.40 0 123 100
Tempe 149 18.3 4.0 12.7 129 154 10.0 50 0.17 0 64.0 100
Terong 24 1.1 0.2 5.5 15 37 0.4 30 0.04 5 92.7 87
Tomat 20 1.0 0.3 4.2 5 27 0.5 1500 0.06 40 94.0 95
Udang 91 21.0 0.2 0.1 136 170 8.0 60 0.01 0 75.0 68
Wijen 568 19.3 51.1 18.1 1125 614 9.5 0 0.93 0 5.8 100
Wortel 42 1.2 0.3 9.3 39 37 0.8 12000 0.06 6 88.2 88
Agama Islam mengatur bahwa makanan yang baik untuk dikonsumsi bagi umat Islam
adalah bentuk makanan yang halalan thayyiban (yang halal dan thayyib). Menurut ahli tafsir,
kata thayyib diartikan sebagai makanan yang baik dan bergizi.
Firman Alloh SWT :
Artinya:
Hai Sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi,
dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syetan; karena sesungguhnya syetan itu
musuh yang nyata bagimu. (QS. Al-Baqarah : 168)
Dalam Al-Qur’an kalimat halalan thayyiban ditemukan dalam 4 tempat, QS. 2 (Al-
Baqarah) : 168, QS. 5 (Al-Maidah : 91), QS. 8 (Al-Anfal : 69, dan QS. 16 (An-Nahl) : 114.
Sebagai perbandingan, bahwa apabila ada kalimat yang disebut berulang-rulang dalam Al-
Qur’an artinya Allah memperingatkan manusia tidak lalai dalam perintah tersebut.2 Sejalan
dengan karakter manusia yang sering melupakan perintah dan kewajiban.
Tubuh manusia memiliki komposisi kebutuhan gizi yang berbeda-beda, tergantung
kandungan yang telah ada dalam tubuh itu sendiri. Terkadang kekurangan zat besi, protein,
vitamin, mineral, kalsium dsb. Alangkah baiknya setiap orang mengerti fungsi dari kadungan
gizi tersebut.
Protein, atau biasa disebut zat putih telur merupakan pembentuk jaringan tubuh yang
diperlukan untuk petumbuhan dan pembentukan jaringan otot, otak dan bagian-bagian tubuh
lainnya.
Karbohidrat, seperti gula dan tepung merupakan makanan pemberi tenaga. Karbohidrat
di dalam tubuh kita diperlukan ibarat kayu baker yang memberikan energi panas. Semakin
banyak energi yang dikeluarkan, semakin banyak pula karbohidrat yang dibutuhkan.
Lemak, merupakan bentuk konsentrat dari energi yang disimpan. Meskipun lemak itu
dibutuhkan dalam jaringan tubuh, akan tetapi tidak boleh berlebihan, karena akan
membahayakan kesehatan.
Vitamin, merupakan makanan pelindung. Vitamin membantu tubuh kita agar dapat
bekerja dengan sempurna. Kita akan jatuh sakit jika tidak mengandung semua vitamin yang
diperlukan.
Mineral, diperlukan untuk membentuk gigi-geligi, tulang-belulang dan darah. Di dalam
ilmu gizi mineral adalah zat organik yang dalam jumlah tertentu diperlukan oleh tubuh untuk
proses metabolisme normal. Di bawah ini ikhtisar tentang zat mineral :
2 Prof. HM. Quraish Shihab (1994), Membumikan Al-Qur’an.
Unsur Fungsi Bahan Sumber
Kalsium (Ca) Bahan pembuat tulang dan gigi, dalam
proses pembekuan darah, kontraksi dan
pelemasan otot-otot.
Susu, sayur-sayuran, daundaunan,
ikan kecil yang dimakan
seluruhnya.
Fosfor (P) Bahan pembentuk tulang dan gigi,
bagian penting inti sel, dalam proses
oksidasi, mengatur imbangan asam basa
cairan dan darah.
Susu, daging, ikan, kacangkacangan,
padi-padian.
Besi (Fe) Penting dalam sel jaringan, he-moglobin
darah sebagai pengang-kut oksigen.
Hati, daging, kacang-kacangan,
padi-padian.
Tembaga (Cu) Dalam peristiwa oksidasi tertentu, dalam
pembentukan hemoglobin.
Hati, daging, kacang-kacangan,
padi-padian, sayur-sayuran.
Natrium (Na) Mengatur tekanan osmosis, kenet-ralan
cairan tubuh, pengurutan otot jantung.
Garam dapur, bahan makanan
dari laut, bahan makanan dari
hewan.
Kalium (K) Diperlukan dalam semua sel, mengatur
tekanan osmosis dan penetralan cairan
tubuh.
Sayur-sayuran, padi-padian, kacang-
kacangan.
Klor (K) Pembentukan asam klorida lambung,
keseimbangan elektrolit.
Garam dapur, bahan makanan
dari laut, bahan makanan dari
hewan.
Natrium
Clorida (NaCl)
Mencegah kerusakan gigi Berbagai bahan makanan, garam
dapur, air minum.
Belerang (S) Diperlukan oleh semua Bahan makanan yang
mengandung banyak protein.
Yodium (J) Pembentukan hormon tiroksin Bahan makanan dari laut,
tumbuh-tumuhan dekat laut,
garam dapur.
Mo, Mn, Mg,
Zn
Belum banyak diketahui tentang
fungsinya, umumnya merupakan bagian
enzim.
Terdapat dalam berbagai jenis
makanan.
Berikut ini ikhtisar dari fungsi vitamin :
Vit Fungsi Kadar Sumber Makanan
A
Penting untuk pertumbuhan, penglihatan,
dan kesehatan kulit serta rambut.
Juga mencegah penyakit metriphtalmia
(penyakit mata di mana selaput ikat mata
menjadi kering)
500 IU Susu, margarine, telur, hati dan
ginjal, sayuran hijau dan kuning.
B1
Penting untuk sistem syaraf dan fungsi
jantung, kekuarangan vitamin ini akan
mengakibatkan gejala tidak nafsu makan,
1,5 mg Padi-padian, roti, tepung, ikan,
daging tanpa lemak, hati, susu,
ayam.
sukar buang air besar, susah tidur dan
gelisah. Mencegah beri-beri.
B2
Penting untuk kulit yang sehat, dan untuk
pertumbuhan jaringan tubuh. Mencegah
kepekaan mata terhadap cahaya.
1,7 mg Roti dan padi-padian, sayuran
hijau yang berdaun, daging tanpa
lemak, hati, ragi kering, susu dan
telur.
B6
Pentung untuk kesehatan gigi dan gusi,
juga penting untuk sel-sel darah merah
dan sistem syaraf.
2,0 mg Padi-padian, gandum, sayuran,
ragi kering, daging dan pisang.
B12
Mencegah anemia dan membantu
kesehatan sistem syaraf dan pertumbuhan
yang baik bagi anak-anak.
6 micro
gram
Semua daging binatang, hati,
limpa, susu, ikan laut yang
kering.
C
Penting untuk kesehatan gigi, gusi dan
tulang. Membentuk sel-sel tubuh dan
pembuluh darah. Mencegah kudisan.
60 mg Vitamin C dalam bentuk sari
buah, buah-buahan asam dan
segala macam sari buah, kol,
sayur hijau dan kentang.
TAGIHAN SOAL 19
TAHU TENTANG PENYAKIT-PENYAKIT RAKYAT YANG TERPENTING DAN
TAHU TENTANG CARA-CARA MENCEGAHNYA
Ada sebuah ungkapan “bersih itu sehat” atau “kebersihan itu sebagian dari iman”. Hal
ini sebenarnya bukan sekadar ungkapan atau slogan, tetapi sebuah ajaran yang harus diamalkan.
Kesehatan merupakan sesuatu modal yang sangat urgen bagi kelangsungan hidup manusia.
Segala sesuatu akan lancar dan mudah dikerjakan jika pelaksananya sehat. Belajar perlu sehat,
bekerja perlu sehat, berpikir perlu sehat dan seterusnya. Oleh karena pentingnya makna
kesehatan, maka lahirlah sebuah ungkapan, “mencegah lebih baik dari pada mengobati”.
Makna sehat dibagi dua, yakni sehat jasmani dan sehat rohani. Demikian pula makna
sakit; ada sakit jasmani dan sakit rohani. Jika sakit jasmani praktis lebih mudah diobati, tapi sakit
rohani lebih sulit diobati. Seperti sebuah syair mengatakan :
وقد یرجى لجارح بالسیف برء * ولا برء لما جرح للسا ن
“Bila pedang melukai tubuh, ada harapan untuk sembuh. Tapi bila ucapan melukai
perasaan maka sakitnya sulit disembuhkan”
Penyakit rakyat yang sering menjangkit masyarakat Indonesia lebih disebabkan
karena lingkungan yang kotor, baik musim kemarau maupun musim hujan. Apabila musim
kemarau penyakit yang menjangkit biasanya diare, sebagai akibat minimnya ketersediaan air
bersih. Asal penyakit diare lebih disebab oleh peces atau tinja manusia yang dibuang bukan pada
tempatnya. Lalu disebarkan oleh lalat yang hinggap pada makanan.
Penyakit lain pada musim kemarau adalah inspeksi saluran pernapasan atas (ispa),
sebagai akibat polusi udara. Akan tetapi penyakit batuk dan pilek biasanya disebabkan oleh
perubahan cuaca.
Sedangkan pada musim penghujan biasanya penyakit yang dianggap langganan
adalah demam berdarah dengue (DBD) sebagai akibat banyak genangan air yang mempercepat
perkembangbiakkan nyamuk jenis aides aigepty. Penyakit lain yang disebarkan oleh nyamuk
antara lain malaria dan chikungunya.
Sementara itu ada rumusan penyakit masyarakat yang sifatnya baku yang tersusun
dalam istilah “Mo-Limo” atau 5 M. Singkatan dari : Mateni, Maling, Madat, Madon, dan Maen.
Pertama, mateni artinya pembunuhan. Membunuh dalam ajaran Islam termasuk
salah satu doasa besar. Balasan orang yang membunuh dengan sengaja dan/atau direncanakan
adalah dengan cara hukum qishash (hukum setimpal; mengilangkan nyawa dengan dihilangkan
nyawa). Sedangkan bagi kasus pembunuhan yang tidak disengaja diganjar dengan qishash diyat
atau dengan denda. Orang-orang kafir dan orang-orang yang ekstrim terhadap ajaran Islam
menganggap dengan diterapkannya hukum qishash itu bahwa Islam itu kejam, sadis dan tidak
manusiawi. Hal ini dijawab dengan firman Allah :
Artinya
“Dan dalam qishaash itu ada (jaminan kelangsungan) hidup bagimu, hai orangorang
yang berakal, supaya kamu bertakwa”. (QS. Al Baqarah : 179)
Dengan diterpakannya hukum qishash bukan berarti Allah SWT ingin memusnahkan
manusia (kalaupun Dia berkeinginan untuk memusnahkannya, kenapa mesti dilahirkan ke
dunia), melainkan dengan adanya hukuman berat bagi pelaku tindak pidana pembunuhan maka
semua orang akan sangat hati-hati dan menghormati setiap nyawa manusia. Tidak sewenangwenang
membunuh, hanya lantaran ganjaran hukuman yang ditetapkan dirasakan tidak
memberikan efek jera kepada pelakunya.
Kedua, maling atau mencuri atau merampok. Dalam definisi hukum istilah
merampok dengan mencuri (syarq) dibedakan satu sama lain. Jika merampok itu mengambil
barang secara paksa/atau dengan penganiayaan dari tangan pemiliknya. Sedangkan mencuri
mengambil barang tanpa sepengetahuan pemiliknya (tidak ada niat untuk menganiaya). Oleh
karena itu sanksi hukumnya berbeda, termasuk seperti yang diatur dalam Al Qur’an.
a. Sanksi Hukum bagi Perampok
Artinya:
“Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya
dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau
dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik[414], atau dibuang dari negeri
(tempat kediamannya). Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka didunia,
dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar,” (QS Al Maidah : 33)
[414]. Maksudnya ialah: memotong tangan kanan dan kaki kiri; dan kalau melakukan lagi maka dipotong
tangan kiri dan kaki kanan.
b. Sanksi Hukum bagi Pencuri
Pencurian yang dilakukan oleh pencuri kelas maling masih dapat dihitung besar
kecilnya. Namun pencurian yang dilakukan oleh golongan white coluor crime atau kriminal
kerah putih atau populer dengan golongan koruptor, jika melakukan pencurian bisa mencapai
angka trilyunan. Sebuah harta yang jumlahnya cukup fantastik, bisa untuk menghidupi
keluarga sampai ratusan turunan tanpa harus melakukan aktivitas usaha.
Hukuman bagi para pencuri yang diatur dalam Al Qur’an adalah dengan hukum potong
tangan. Sebagaimana diatur dalam firman Allah :
Artinya :“Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan
keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari
Allah. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”. (QS. Al Maidah : 38)
Penerapan sanksi pidana pencurian tidak asal memotong tangan, pelaksanaannya harus
prosedural. Harus dibuktikan dulu di persidangan dengan membuktikan beberapa alat bukti
pengadilan. Salah satu kasus terjadi di zaman Rasullullah SAW, seseorang dituduh mencuri
seekor onta. Ketika dibuktikan di persidangan ternyata onta tersebut oleh pemiliknya tidak
sempat diikat dulu sebelum akhirnya ia lepas ke perkampungan. Maka orang yang
menangkap onta tersebut tidak bisa dikategorikan sebagai pencuri.
Ketiga, madat artinya pemabukan, pengguna obat-obat terlarang, narkoba dan
sejenisnya. Dewasa ini sanksi hukum berat bagi pengedar dan pemakai narkoba atau siapapun
jaringan yang terlibat di dalamnya mendapat ancaman hukuman yang seberat-beratnya.
Dalam aturan hukum Islam hadd atau ketentuan hukum pemabukan dengan cara
didera sebanyak 40 kali deraan. Akan tetapi hukuman tersebut pada masa Umar bin Khattab
dilipatgandakan, dengan alasan banyak orang yang tidak merasa jera dengan hukuman tersebut.
Dengan khamar atau narkoba itu efek negatif yang ditimbulkan akan lebih besar dari
pada manfaat yang diberikan. Apalagi jika oabat-obatan terlarang tersebut sudah merajalela
dalam pergaulan genarasi muda suatu bangsa. Maka sudah bisa dipastikan kehancuran bangsa
tersebut sudah diambang pintu. Dalam Al Qur’an digambarkan bahwa efek negatif dari obat
terlarang atau khamar ialah akan menimbulkan permusuhan di antara sesama manusia.
Artinya :
“Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan
kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan
menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu
(dari mengerjakan pekerjaan itu)”. (QS. Al Maidah : 91)
Keempat, madon yaitu berasal dari istilah “wadon” atau “wedho” artinya
perempuan. Jadi madon artinya bermain perempuan atau berzina. Meskipun dalam pandangan
hukum barat atau hukum positif Indonesia kasus perzinahan tidak mendapat sanksi hukum yang
tegas, namun Islam mengaturnya secara tertib dan tegas.
Pada hakikatnya dengan adanya aturan hukum perkawinan dalam Islam adalah
bertujuan untuk menjaga harkat dan martabat manusia, sebab dengan perkawinan anak keturunan
yang dilahirkan dari hasil perkawinan tersebut diakui sebagai anak yang sah, jelas status
hukumnya. Hubungannya akan sangat erat dengan masalah perwalian nikah, terutama bagi anak
perempuan dan aturan hukum waris.
Larangan zina sebagaimana ditegaskan dalam firman Allah :
Artinya :
“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu
perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk”. (QS. Al Isra’ : 32)
Kelima, maen artinya judi. Judi termasuk salah satu penyakit masyarakat yang dapat
merusak sendi kehidupan. Melalui praktek judi, sistem perekonomian masyarakat akan kacau
balau. Apalagi bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah, perjudian akan membawa kepada
kesengsaraan dan kejahatan-kejahatan.
Dalam aturan Islam, dosa judi disejajarkan dengan perzinaan. Seperti halnya firmna
Allah :
Artinya :
“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi,
(berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah[434], adalah termasuk
perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat
keberuntungan” (QS. Al Maidah : 90)
TGIHAN KE 20
MELAKUKAN SALAH SATU CABANG OLAHRAGA ATLETIK ATAU S
ALAH SATU CABANG OLEHRAGA RENANG
A. Atletik
Cabang olahraga atletik terdiri dari lari, jalan, loncat, lempat, tolak dan lompat. Olah
raga lari terdiri dari lari jarak jauh (marathon) dengan jarak tempuh di atas 1000 meter, jarak
menengah 400 – 1000 meter, dan jarak pendek 100 – 400 meter. Untuk lari jarak menengah
bisa divariasikan dengan permainan-permainan, misalnya lari estapet, lompat galah, dan lari
srint. Lomba lari dihitung berdasarkan kecepatan dan ketepatan waktu. Sedangkan loncat,
lompat, tolak dan lempar dihitung berdasarkan ukuran jarak atau ketinggian.
B. Renang
Cabang olahraga renang merupakan cabang olahraga yang sudah lama dikenal di
dunia. Hal ini berangkat dari sejarah perjalanan hidup umat manusia di muka bumi. Misalnya
sejarah Nabi Nuh AS yang terkenal dengan bahtera dan banjirnya. Seperti halnya
diilustrasikan dalam firman Allah :
Artinya :
Dan (ingatlah kisah) Nuh, sebelum itu ketika dia berdoa, dan Kami memperkenankan
doanya, lalu Kami selamatkan dia beserta keluarganya dari bencana yang besar.
Dan Kami telah menolongnya dari kaum yang telah mendustakan ayat-ayat Kami.
Sesungguhnya mereka adalah kaum yang jahat, maka Kami tenggelamkan mereka
semuanya. (QS. Al Anbiya’ : 76 – 77)
Pada kisah lain digambarkan tentang peristiwa tenggelamnya pasukan Fir’aun di laut
merah yang bermaksud mencelakakan Nabiyullo Musa dan Harun AS beserta para
pengikutnya. Akan tetapi dengan pertolongan Allah mereka dapat selamat. Hal ini seperti
digambarkan dalam QS. Al Baqarah : 50.
Keterampilan berenang bukan berarti mempersiapkan diri menghadapi siksa dan
ancaman Allah, karena siapapun orangnya di dunia ini yang sanggup menghadapi ketentuan
yang sudah digariskan-Nya, tentu tidak akan sanggup.
Pada cabang olah raga renang dikenal berbagai gaya dan materi lomba. Di antara
gaya yang dipermiankan dalam lomba renang adalah : gaya kupu-kupu, gaya dada, dan gaya
bebas. Dalam permainan renang juga divariasikan dengan estapet, loncat indah, dan renang
indah.
TAGIHAN SOAL 21
TAHU ADAT SOPAN SANTUN PERGAULAN INDONESIA
“Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya”. Pribahasa ini mengandung
pengertian bahwa setiap daerah, suku, dan bangsa mempunyai ciri khas, karakter, adat istiadat
yang berbeda-beda. Adat isitiadat orang Indonesia sangat berbeda dengan adat istiadat orang
Barat. Adat bangsa kita sering disebut dengan adat ketimuran, memiliki ciri khas tersendiri.
Namun demikian ciri khas adat bangsa kita dirasakan semakin terkontaminasi oleh budayabudaya
Barat. Dalam hal ini sangat keliru jika modernisasi disamakan dengan westernisasi.
Modernisasi adalah suatu perubahan pola pikir dan tindakan dari keterbelakangan menuju ke
arah kemajuan searah dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sedangkan
werternisasi artinya meniru secara “membabi-buta” segala budaya kebarat-baratan. Dalam hal ini
perlu dipahami bagi dari sudut terminologi, maupun sosiologi agar tidak terjadi mis-interpretasi
antara pengertian modern dengan western. Orang tidak suka mabuk, tidak bergaul bebas, pakai
busana muslim/ah, pakai assalamu’alaikum, tidak pakai halo dan sebagainya dianggap kuno,
kuper alias kurang pergaulan.
Inti dari dari tuntutan adat sopan santun dalam Islam adalah akhlaqul karimah. Seseorang
akan ditantang untuk selalu berperilaku beradab dan hati-hati (wara’) dalam amal karena ada
tuntutan yang berakar dari sebuah keimanan. Bahwa setiap muslim mengimani akan adanya hari
pembalasan di alam akhirat. Setiap amal perbuatan sekecil apapun akan mendapat balasan yang
setimpal dari Allah SWT. Oleh karena itu, di dalam Al-Qur’an Allah SWT menjelaskan bahwa
yang dimaksud dengan akhlak yang tinggi adalah akhlak yang mempunyai hubungan sinergi
dengan urusan akhirat. Firman Allah :
Artinya :
Sesungguhnya Kami telah mensucikan mereka dengan (menganugerahkan kepada
mereka) akhlak yang tinggi, yaitu selalu mengingatkan mereka akan akhirat. (QS. Shad :
46)
Seseorang yang dianggap berakhlak dan berbuat kebajikan kepada orang lain tidak bisa
dipandang dari sudut untung ruginya secara materi dalam waktu sesaat, akan tetapi perbuatan
baik itu akan sangat terpuji bila dilakukan atas dasar keikhlasan yang didasarkan pada keimanan
(imanan wahtisaban). Berbuat baik tanpa pamrih, menurut pribahasa Jawa dikatakan : sepi ing
pamrih, rame ing ghawe. Jadi, setiap muslim seyogyanya memiliki perasaan yang yakin, berani,
dan tidak ragu dalam berbuat kebajikan. Masalah balasan, sepenuhnya kita serahkan sepenuhnya
kepada Allah SWT.
Dalam salah satu hadits diceritakan sebagai berikut :
Artinya :
Dari Abu Hurairah r.a. Rasulullah SAW bersabda : “Suatu ketika ada seorang laki-laki
yang sedang dalam perjalanan merasa kehausan, tiba-tiba ia menemukan sebuah sumur.
Kemudian orang itu menuruninya untuk meminum airnya. Lalu ia keluar dari sumur,
tiba-tiba didapati ada seekor anjing yang mengeluarkan lidahnya sambil menjilati debu
karena kehausan. Lelaki itu bergumam dalam hatinya : “Anjing ini tentu sangat
kehausan, seperti halnya aku”… Menyaksikan hal itu, si lelaki itu turun kembali ke
sumur sambil membuka sepatu pantopelnya untuk diisi air, sambil menggigit pantopel ia
merayap naik lalu ia memberikan air itu kepada sang anjing. Dari kejadian itu lalu Allah
bersyukur dan memberinya ampunan. Lantas para sahabat bertanya : “Pantaskah
seseorang mendapat pahala dengan menolong anjing ?” Rasulullah menjawab : “Pada
setiap makhluk yang bernyawa ada pahala (ladang amal)” (HR. Mutafaq ‘Alaih).
Dari gambaran hadits di atas terilustrasikan secara gamblang bahwa si lelaki tersebut
menolong 1) seekor anjing (makhluk kurang dianggap mulia secara syara’) 2) di tempat yang
sunyi, anjing tersebut 3) tidak dikenal sama sekali siapa pemiliknya, dari mana asalnya, dan
sebagainya. Kesimpulannya jelas bahwa lelaki itu melakukan sebuah amal dengan penuh unsur
ikhlas.
Berbeda dengan amaliah kita pada umumnya, di mana akan tumbuh semangat dalam hal
beramal apabila :
- Disaksikan banyak orang, dikamera, masuk TV, diekspos dan mendapat simpatik
serta pujian publik, dan menaikkan rating popularitas.
- Melakukan sesuatu dirancang secara selektif. Jika ada muatan politis, muatan iklan,
atau muatan keuntungan materi duniawi lainnya, maka diprioritaskan.
- Berbuat amal itu terlebih dahulu terhadap kolega, atau orang-orang karib kerabat.
Sebab ada unsur ketakutan apabila tidak berbuat demikian, maka ia akan mendapat
cemoohan dan pengucilan.
Dalam hal ini rasa bersyukur dan ampunan Allah kepada lelaki itu bukan sekadar
menolong anjing, tapi lebih didasarkan adanya unsur keikhlasan.
Perbedaan adat istiadat antar masyarakat sebenarnya adalah kata lain dari perbedaan nilai
sosial dan norma sosial di masyarakat.
Nilai Sosial
Nilai sosial adalah konsep-konsep yang sangat umum yang hidup di alam-alam pikiran
masyarakat yang menjadi acuan bersikap dan bertindak bagi para warganya. Nilai sosial yang
berkembang di masyarakat baerasal dari 3 sumber :
2. Tuhan
Nilai sosial ini diambil dari ajaran-ajaran agama. Dalam agama Islam sumber hukum pokok
itu ada dua, yakni Al-Qur’an dan Al-Hadits. Ditambah dengan sumber hukum lain yang
disebut dalil ijtihadi, yakni Ijam’3, Qiyas4, Istihsan5, Maslahah Mursalah6, ‘Urf7, Istihsab8,
3 Ijma’ adalah kesepakatan mujtahid umat Islam tentang hokum syara’ dari suatu peristiwa yang terjadi setelah
Rasulullah SAW meninggal dunia. Sebagai contoh, pasca Rasul wafat diperlukan pengangkatan khalifah. Maka para
sahabat yang ada sepakat mengangkat Abu Bakr RA sebagai khalifah pertama.
4 Qiyas (interpretasi) artinya menetapkan hokum suatu kejadian atau peristiwa yang tidak ada dasar nashnya dengan
cara membandingkannya kepada suatu kejadian atau peristiwa yang lain yang telah ditetapkan hukumnya
berdasarkan nash karena ada persamaan illat antara kedua kejadian atau peristiwa itu. Contoh: Narkoba hukumnya
diharamkan karena ada persamaan illat dengan al-khamr (QS. Al-Maidah : 90).
5 Istihsan adalah dalil yang dipegang oleh Imam Hanafi (tidak ada pada Mazhab Syafi’i). Istihsan ialah
meninggalkan hukum yang telah ditetapkan pada suatu peristiwa karena ada dalil syara’ yang mengharuskan untuk
meninggalkannya. Dalil syara’ yang terakhir disebut sandaran istihsan. Contoh : Menurut qiyas sisa air sisa minum
binatang buas hukumnya haram, karena binatang buas bertaring (hukumnya haram), jika meminum air akan
meninggalkan sisa liur. Liur berasal dari darah, dari daging. Daging binatang buas itu haram, maka air yang terkena
liur binatang buas juga haram. Namun Imam Hanafi membedakan antara binatang buas dengan burung buas seperti
elang dan gagak (karena paruhnya dan cakarnya menekuk, maka diharamkan berdasarkan sebuah hadits). Burung itu
minum tidak meninggalkan ludah karena yang menyentuh air bukan lidahnya melainkan paruhnya. Maka air sisa
minum burung buas hukumnya suci dan halal.
6 Maslahah mursalah atau istihlah ialah suatu kemaslahatan yang tidak disinggung oleh syara’ dan tidak pula
terdapat dalil-dalil yang menyuruh untuk mengerjakan atau meninggalkannya, sedang jika dikerjakan akan
Syadudz dzari’ah9 dan dasar hukum lainnya yang dijadikan sandaran hukum oleh para ulama
mujtahidin.
Di Indonesia sejak masuknya agama Islam sekitar abad 7 Masehi ke wilayah Nusantara yang
diterima baik oleh masyarakat, maka ajaran-ajarannya langsung dijadikan acuan hidup.
Meskipun pada mulanya ajaran Islam itu dipraktekkan dirasa masih kaku, namun lama
kelamaan menjadi terbiasa. Sehingga pada saat Penjajah Belanda menguasai Indonesia,
ditemukanlah adat bangsa Indonesia itu menggunakan adat Islam. Hal ini dikenal dengan
teori resepsi (receptio in complextio).
Ajaran agama Islam mengatur secara lengkap tentang nilai-nilai sosial, mulai dari strata
kehidupan yang paling bawah yakni individu, keluarga, lingkungan terkecil hingga wilayah
negara. Akan tetapi di Negara Kesatuan Republik Indonesia ajaran Islam/hukum syaria’at
hingga saat ini belum bisa dilaksanakan, karena terbentur dengan kepentingan politis dan isu
SARA. Nilai-nilai sosial yang berasal dari Tuhan disebut nilai theonom.
3. Masyarakat
Ada juga tata nilai sosial yang dirumuskan berdasarkan kesepakatan orang banyak yang
disebut nilai heteronom. Contoh : Pancasila yang berisi ajaran nilai yang harus dipedomani
oleh seluruh warga negara.
4. Individu
Nilai sosial yang dirumuskan oleh individu disebut nilai otonom. Yang dimaksud individu di
sini adalah orang-orang yang memiliki kemampuan daya intelektualitas di atas rata-rata
orang biasa. Orang tersebut biasanya berasal dari kalangan filosof, negarawan, ulama
mujtahidin, dan orang bijak.
Norma Sosial
Norma (norms) adalah kaidah atau aturan-aturan yang berisi perintah dan larangan yang
diterapkan berdasarkan kesepakatan bersama untuk mengatur perilaku manusia di dalam
masyarakat guna mencapai ketertiban dan kedamaian.10
Secara umum para sosiolog sepakat bahwa norma sosial dibedakan menjadi beberapa
macam :
c. Norma Agama
Adalah aturan-aturan yang merupakan petunjuk hidup bagi manusia yang berasal dari Tuhan.
Pada umumnya aturan-aturan norma agama diatur dalam Kitab Suci masing-masing agama:
Al-Qur’an (Islam), Injil/Bibel (Kristen), Weda (Buddha), Tripitaka (Hindu), dan lain-lain.
d. Norma Hukum (Law)
Hukum merupakan salah satu norma dari sistem nilai yang berlaku di masyarakat. Norma
hukum adalah aturan-aturan yang dibuat oleh negara yang disertai sanksi yang tegas dan
nyata bagi siapa saja yang melanggarnya.
Sebagai kerangka acuan hidup bernegara yang “melek” hukum, setiap warga negara harus
tahu sumber tertib hukum dan tata urutan perundangan yang berlaku di Indonesia. Menurut
Tap MPR RI Nomor III/MPR/2000 menyebutkan bahwa Sumber Hukum Dasar Nasional
mendatangkan kebaikan yang besar atau kemaslahatan. Contoh : Upaya pembukuan Al-Qur’an pada masa Khalifah
Abu Bakr RA mendapat tanggapan pro-kontra dari para sahabat. Terutama yang kontra beralasan bahwa peristiwa
tersebut tidak pernah diperintahkan oleh Rasulullah SAW juga tidak ada dalil al-Qur’an yang mengharuskannya.
Akan tetapi karena para sahabat yang hafal al-Qur’an banyak yang gugur dalam peperangan, maka dikhawatirkan al-
Qur’an akan hilang dari peredaran. Oleh karena itu dasar hukum pembukuan al-Qur’an adalah maslahah
mursalah/istihlah.
7 ‘Urf atau adat kebiasaan ialah sesuatu yang telah dikenal oleh masyarakat dan merupakan kebiasaan di kalangan
mereka baik berupa perkataan maupun perbuatan. Contoh : Jual beli salam (jual beli yang tidak memenuhi criteria
rukun jual beli, sebab barang yang diperjual-belikan tidak dapat dihadirkan langsung, cukup hanya mengandalkan
kepercayaan kedua belah pihak atau berdasarkan adat kebiasaan).
8 Istihsab ialah tetap berpegang pada hokum yang telah ada dari suatu peristiwa atau kejadian sampai ada dalil yang
mengubah hokum tersebut. Contoh : Firman Allah : “Dia (Allah) lah yang menjadikan semua yang ada di bumi
untukmu (manusia). (QS. Al-Baqarah : 29) Ayat tersebut maksudnya: dihalalkan bagi manusia memakan apa saja
yang ada di muka bumi untuk kemanfaatan dirinya kecuali ada dalil yang mengecualikan hokum itu.
9 Sadudz Dzari’ah ialah menghambat atau menghalangi atau menyumbat semua jalan yang menuju kepada
kerusakan atau maksiat. Contoh : Kewajiban wanita untuk menutup auratnya adalah untuk menyumbat atau
meminimalisir kejahatan perzinahan atau pemerkosaan. (Lih. Ushul Fiqh I, (1986) Depag RI)
10 Arif Rohman, et.all., (2003), Sosiologi 1 Untuk Kelas 2 SMU, Surakarta : Intan Pariwara, hal. 63
31
adalah Pancasila. Sedangkan Tata Urutan Peraturan Perundang-undangan RI adalah sebagai
berikut :
1) Undang-Undang Dasar 1945
2) Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (Tap MPR RI)
3) Undang-undang (UU)
4) Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu)
5) Peraturan Pemerintah (PP)
6) Keputusan Presiden (Kepres)
7) Peraturan Daerah (Perda)
Hukum dibedakan menjadi dua : yakni hukum tertulis (seperti UUD 1945, Tap MPR dll.) dan
hukum tidak tertulis atau dikenal dengan istilah konvensi (kebiasaan yang dilakukan secara
berulang dan terus menerus, misalnya pidato kenegaraan Presiden setiap tanggal 16
Agustus). Dalam dunia peradilan, hukum tidak tertulis disebut yurisprudensi yaitu kebiasaankebiasaan
yang dilakukan oleh pengadian dalam menetapkan suatu perkara.
e. Adat Istiadat (Custom)
Adat istiadat merupakan tata kelakuan yang ada di dalam masyarakat yang telah terintegrasi
secara kuat yang sudah berlangsung lama secara turun temurun. Aturan adat istiadat meliputi
: hukum tanah, hukum perutangan, status badan pribadi, hukum kekerabatan, hukum
perkawinan dan hukum waris.
f. Tata Kelakuan (Mores)
Tata kelakuan adalah kebiasaan-kebiasaan yang hidup di dalam masyarakat sebagai norma
pengatur dan dilaksanakan sebagai alat pengawas oleh masyarakat terhadap anggotanya.
Beberapa sosiolog ada yang menyamakan anatara tata kelakuan (mores) dengan adat istiadat
(custom).
g. Kebiasaan (Folksways)
Kebiasaan adalah tingkah laku yang berulang-ulang yang ada di dalam masyarakat yang
dianggap sebagai pedoman bersama. Contoh : Kalau makan memakai tangan kanan, wanita
berjalan di sebelah kiri sedang pria disebelah kanannya, dsb.
h. Mode (Fashion)
Mode adalah cara dan gaya melakukan atau membuat sesuatu yang sifatnya berubah-ubah
namun selalu diikuti banyak orang.
i. Cara (Usage)
Cara merupakan suatu kebiasaan-kebiasaan dalam berperilaku namun lebih bersifat pada
hubungan antar individu yang sangat terbatas. Norma ini jika ada pelanggaran tidak berakibat
fatal, mungkin hanya sekadar celaan.
TAGIHAN SOAL 22
MEMILIKI BUKU TABANAS
Mengapa seorang anggota pramuka harus memiliki tabungan ? Apa hubungannya antara
kegiatan pramuka dengan menabung ? Pertanyaan tersebut menuntun kita pada suatu penjelasan
yang cuku detail, agar Penegak Calon Bantara dapat memiliki suatu ilustrasi tentang hubungan
tabungan dengan Gerakan Pramuka.
Dalam Dharma ke-7 dari Dasa Dharma Pramuka disebutkan bahwa Pramuka itu : “Hemat
Cermat dan Bersahaja”. Artinya bahwa seorang anggota pramuka dari dharma ini dituntut tiga
unsur kerja, yakni harus bisa hemat, bisa cermat dan bisa bersahaja. Ketiga unsur ini
mengandung makna filosofis yang cukup mendalam.
Hemat merupakan bagian dari akhlak terpuji (al-akhlaqul mahmudah), kabalikan dari
boros atau tabdzir/ mubadzir. Dalam Islam ada sistem pengaturan pada alokasi pembelanjaan
harta. Di mana Islam mengatur konsep tawasuth (bersikap pertengahan). Jadi, dalam hal
membelanjakan harta itu kita dituntut supaya tidak telalu boros, juga tidak kikir. Sebagaimana
firman Allah :
Artinya :
“Dan janganlah kamu jadikan tanganmu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu
mengulurkannya11 karena kamu menjadi tercela dan menyesal. (QS. Al-Isra : 29)
Cermat artinya dalam hal penggunaan biaya tepat, akurat, logis dan dapat dipertanggungjawabkan.
Segala alokasi penggunaan dana tepat sesuai rencana pembiayaan. Segala urusan
penggunaan dana dicatat, dibuktikan secara hukum dan dilaporkan secara transparan, karena
urusan keuangan merupakan masalah yang paling sensitif di mata masyarakat. Nemun demikian,
seorang pemegang uang (bendaharawan) akan selalu menghadapi persoalan dilematis. Di satu
sisi ia harus hemat tapi tidak boleh kikir, di sisi lain ia harus dermawan tapi tidak boleh boros.
Itulah sebabnya pada akhir ayat di atas dikatakan : “supaya tidak tercela” sebagai akibat dari
kikir, dan “supaya tidak menyesal” akibat dari boros.
Agar dalam penggunaan biaya itu tidak terjerumus pada “dua mata pisau” yang samasama
berbahaya, maka sikap yang tepat kita harus BERSAHAJA. Artinya bijaksana, dapat
diterima, dimaklumi dan dimengerti oleh semua pihak. Sehingga terciptalah konsep keadilan.
Menabung merupakan bagian dari sikap hemat. Sikap ini lahir tidak lain karena dalam
ilmu ekonomi ada yang disebut inti masalah ekonomi. Inti masalah ekonomi yaitu bagaimana
dengan sumberr-sumber yang jumlahnya terbatas, orang dapat memenuhi kebutuhan hidup yang
beraneka ragam. Masalah ekonomi ini sering dihubungkan dengan teori kebutuhan manusia. Di
mana kebutuhan jika ditinjau dari segi waktu pemenuhannya dibagi menjadi 4 macam :
1. Kebutuhan sekarang, seperti kebutuhan akan makan, minum dan rasa sehat.
2. Kebutuhan masa depan, yaitu kebutuhan yang pemenuhannya disiapkan jauh hari
sebelumnya. Seperti tindakan menabung.
3. Kebutuhan insidental, tak terduga. Dipersiapkan untuk berjaga-jaga kalau ditimpa musibah
atau sakit.
4. Kebutuhan sepanjang waktu, misalnya kebutuhan akan pendidikan. (Bahan Pelajaran
Ekonomi Kelas X SMA).
Di Indonesia banyak bank yang menyediakan berbagai jenis tabungan, mulai tabungan
jenis manual sampai tabungan jenis elektrik. Bentuk tabungan manual seperti tabungan yang
umum kita jumpai di bank-bank, di mana setiap kali menabung nasabah membawa buku
tabungan, lalu petugas menuliskannya pada buku tabungan dan menerima setoran uang.
Sedangkan bentuk tabungan elektrik diwujudkan dalam bentuk kartu kredit (credit card). Cara
pengambilan uangnya tidak perlu berhadapan langsung dengan manusia, tapi cukup melalui
mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri atau Automatic Teller Machine). Melalui produk ini
nasabah dapat mengambil uangnya yang disimpan di bank dalam jumlah yang dikehendaki.
Namun ada batas maksimum pengambilan dalam sehari yang ditetapkan oleh bank yang
bersangkutan. Selain untuk menarik uang, melalui ATM nasabah dapat mempergunakannya
sebagai alat pembayaran dan untuk mengecek saldo tabungan. Saat penarikan uang melalui ATM
tidak hanya di tempat bank yang mengeluarkan ATM. Namun dapat di tempat-tempat yang
bertanda jaringan ATM ALTO dan jaringan ATM VISA/Plus. Penggunaan ATM di jaringan
ATM ALTO dan ATM VISA/Plus, dikenakan biaya oleh bank pengelola ATM yang
bersangkutan.12
Berikut ini macam-macam tabungan atau simpanan
1.Simpanan Giro
Giro adalah simpanan pihak ketiga atau nasabah kepada bank, yang penarikannya dapat
dilakukan setiap saat dengan mempergunakan cek, bilyet giro, atau surat perintah pembayaran
lainnya dengan cara pemindahbukuan. Simpanan giro disebut simpanan rekening koran.
Biasanya masyarakat mrnyimpan uangnya dalam bentuk rekening koran supaya lebih aman.
2.Deposito
Deposito adalah simpanan pihak ketiga kepada bank yang penarikannya hanya dapat dilakukan
dalam jangka waktu tertentu, menurut perjanjian antara pihak ketiga dengan pihak bank yang
bersangkutan. Macam-macam jangka waktu simpanan deposito ialah satu bulan, tiga bulan,
11 Maksudnya jangan kamu terlalu kikir dan jangan kamu terlalu pemurah (Istilah Sunda ogor… penerj.)
12 Ekonomi Kelas 2 SMA, Hal. 125

enam bulan dan dua belas bulan. Bunga untuk tiap-tiap jangka waktu tersebut berlainan. Selain
itu, bank juga menerima simpanan deposito berjangka dalam mata uang asing (dolar). Namun,
tingkat bunganya lebih rendah daripada deposito dalam rupiah.
3.Tabungan
Tabungan adalah simpanan pihak ketiga kepada bank yang penarikannya dapat dilakukan
sewaktu-waktu. Namun, tetap menurut syarat-syarat yang telah disepakati. Tabungan tidak
dapat ditarik dengan cek atau alat yang dapat dipersamakan dengan itu. Contoh tabungan
antara lain Tabanas, Tahapan, dan Taplus.
4.Sertifikat Deposito
Sertifikat deposito adalah deposito berjangka yang bukti simpanannya dapat diperdagangkan.
Searah kemajuan IPTEK, anggota pramuka seyogyanya mengenal bentuk-bentuk
transaksi di jaman modern ini. Jadi, TABANAS pada era Iptek ini sudah dianggap kuno. Di
samping itu jenis TABANAS jika dijadikan satu kewajiban untuk dimiliki oleh seorang calon
penegak bantara, hal ini tidak etis. Karena mengandung muatan politis. Di mana TABANAS
merupakan jenis tabungan milik salah satu bank pemerintah.
Dengan demikian, pada pembahasan ini yang ditekankan bukan pada “peristilahannya”
melainkan pada perubahan sikap, yaitu gemar menabung. Tidak ditentukan masalah jenis
tabungannya, apakah menabung di bank milik BUMN, di bank swasta, di koperasi, di sekolah
atau di lembaga keuangan lainnya.
TAGIHAN SOAL 23
SETIA MEMBAYAR IURAN KEPADA GUGUS DEPANNYA,
SEDAPAT-DAPAT DENGAN UANG YANG DIPEROLEH DARI USAHA SENDIRI
Tagihan soal ini dimaksudkan untuk memberikan pembelajaran kepada anggota pramuka
penegak agar terbiasa menyisihkan sebagian hartanya demi kepentingan umum. Sedangkan besar
kecilnya sumbangan tidak terlalu dipersoalkan, yang penting ada perubahan sikap dari kurang
peduli menjadi peduli sosial.
Ajaran Islam mensyari’atkan tentang mobilisasi harta untuk di-tasharuf-kan ke jalan
yang benar, yakni melalui zakat, infak, dan shadaqah. Sebab dari setiap harta yang kita peroleh
ada hak para fakir miskin. Aturan tentang berinfak diatur dengan begitu baik, di mana berinfak
itu harus dari hasil usaha/kasab yang halal, barang yang akan diinfakkan harus baik (disenangi
baik oleh si pemberi maupun oleh si penerima), dan dengan penuh keikhlasan (bukan untuk
tujuan duniawi, seperti kompanye, mencari popularitas, mencari muka dan sebagainya).
Artinya :
“Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan allah) sebagian dari hasil
usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk
kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan
daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan
memincingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha
Terpuji”. (QS. Al Baqarah : 267)
Dalam kepramukaan diusahakan agar para pesertanya mampu hidup mandiri, sehingga
dalam kepramukaan diajarkan tentang penjelajahan, tali temali, perkemahan, tataboga, hingga
satuan karya (saka). Dalam bidang kemandirian finasial dan ekonomi, seorang peserta pramuka
diharapkan mampu mencari rizki dengan jalan apa saja yang penting halal dan mulia.

TAGIHAN SOAL 24
MENGUASAI SATU KETERAMPILAN DI BIDANG PERTANIAN, BIDANG
INDUSTRI,
ATAU BIDANG LAIN YANG DIPILIHNYA SENDIRI, TETAPI YANG DAPAT
DIHARAPKAN KELAK AKAN BERGUNA BAGI KEHIDUPANNNYA
Panca Usaha Tani
1. Pemilihan bibit unggul
2. Pemupukan yang cukup
3. Pengairan yang teratur
4. Pengolahan tanah
5. Pemeliharaan tanah
Pupuk berdasarkan sumbernya ada 2:
1. Pupuk alam adalah pupuk yang langsung didapatkan dari alam, misalnya: pospat alam dan
pupuk organik
2. Pupuk buatan adalah pupuk yang dibuat pabrik.
Macam-macamnya:
a. Pupuk tunggal adalah pupuk yang hanya mengandung satu unsur hara terpakai
b. Pupuk majemuk adalah pupuk yang mengandung lebih dari satu unsur hara.
c. Pupuk lengkap adalah pupuk yang mengandung unsur hara makro dan mikro
Berbagai istilah dalam pertanian
PHT : Pengendalian Hama Terpadu
OPT : Organisasi Pengganggu tanaman
Herbisida : obat-obat yang meningkatkan hasil tani dengan cara (rumput-rumput liar)
Pestisida : Obat-obat pertanian yang membunuh hama
Pungisida : Obat-obat pertanian untuk membasmi jamur (fungi)
Intensifikasi : meningkatkan dengan cara pemilihan bibit unggul
Ekstensifiksi : perluasan lahan
Pola tanaman : untuk menghasilkan yang banyak dan atau pemanfaatan lahan pertanian
Tanaman menempati proporsi terbesar
1. Kelompok tanaman pangan. Contoh: padi, jagung dan kedelai
2. Kelompok tanaman holtikultura. Contoh: bawang merah/putih, kentang, tomat sayuran,
buah-buahan, dan tanaman hias
3. Tanaman perkebunan. Contoh: tebu, karet, kelapa sawit, teh, kopi, kakao, dll.
Cara mengatasi keasaman tanah
Untuk menaik pH yang rendah bisa dilakukan dengan pengapuran, kapur yang biasa
dipakai untuk menetralkan tanah asam ada dua, yaitu Kalsit (CaCO3) dan dolomit
(CaCO3MgCO3).
Beberapa keunggulan dolomit:
1. Dolomit lebih mudah diperoleh di toko saprotan ketimbang kalsit
2. Kemampuan menetralkan pH dolomit lebih tinggi ketimbang kalsit
3. Dolomit mengandung magnesium sehingga sekaligus merupakan pupuk Mg.
Urutan pekerjaan dalam pengapuran tanah
1. Mengukur pH tanah
Pengukuran pH tanah dilakukan dengan pH meter, soil tester, atau kertas lakmus.
Tujuannya untuk menentukan tingkat keasaman tanah. Jika angka pH tanah di bawah 6
sebaiknya diberi kapur, jika angka pH di atas 6 tidak perlu diberi kapur.
35
Tabel Dosis Penggunaan Dolomit
pH tanah Jumlah Dolomit pH tanah Jumlah Dolomit
Ton/Ha g/10 kg Ton/Ha g/10 kg
4.0 10.24 51.2 5.1 5.02 25.1
4.1 9.76 48.8 5.2 4.54 22.7
4.2 9.28 46.4 5.3 4.08 20.4
4.3 8.82 44.1 5.4 3.60 18.0
4.4 8.34 41.7 5.5 3.12 15.6
4.5 7.87 39.4 5.6 2.65 13.3
4.6 7.39 36.9 5.7 2.17 10.9
4.7 6.91 34.5 5.8 1.69 8.5
4.8 6.45 32.2 5.9 1.23 6.2
4.9 5.98 29.9 6.0 0.75 3.8
5.0 5.49 27.4
2. Mengambil tanah dari kebun
Tanah yang diambil hanya lapisan atas dengan ketebalan 20-25 cm dari permukaan, ini
merupakan lapisan subur sedangkan lapisan dibawahnya merupakan lapisan mati yang belum
subur. Bobot tanah yang diambil disesuaikan dengan ukuran pot, kemudian tanah itu
dihancurkan menjadi butiran-butiran kecil, sambil dibersihkan dari batuan, sisa-sisa akar,
plastik maupun kotoran lainnya.
3. Menghitung jumlah dolomit
Berat Jenis (BJ) tanah diseragamkan sebesar 1 g/cm3 atau 1.000 kg/m3. 1 ha identik
dengan 10.000 m2. dengan kedalaman lapisan 20 cm atau 0,2 cm, maka bobot tanah 1 ha
adalah 10.000 x 0,2 x x 1.000 kg = 2 juta kg.
Misalkan berat tanah itu 10 kg dan pH nya 4, dengan menggunakan tabel dosis
penggunaan dolomit, maka dolomit yang dibutuhkan seberat: 10/2.000.000 x 10,24 ton =
0,0000512 ton = 51,2 g dolomit.
4. Mengapur tanah
Tanah yang sudah dihancurkan dihamparkan di atas lantai atau alas lainnya, taburkan
dolomit di atasnya, kemudian aduk agar tercampur rata. Selanjutnya tanah bisa langsung
dimasukkan ke dalam pot, tapi jangan langsung ditanami, tunggu 2-4 minggu baru boleh
ditanami. Alangkah baiknya pH tanah itu diukur dulu sebelum ditanami, jika di atas 6 maka
sudah boleh ditanami.13
TAGIHAN SOAL 25
DAPAT MEMBACA JAM DAN MENGGUNAKAN KOMPAS
Kompas adalah alat untuk menunjukan arah mata angin
Cara membuat kompas
Kompas dapat dibuat dengan cara yang sesederhana mungkin, tapi dengan kompas ini
kita bisa menentukan arah yang kita tuju.
Cara membuat kompas sederhana adalah gosoklah sebuah silet dengan magnet secara
searah sehingga daya kemagnetannya menempel pada silet (silet bersipat magnet), lalu kita
letakan pada sebatang gabus yang kecil lalu diletakan diatas bejana air, maksud gabus tersebut
diatas agar silet mengapung kemudian kita tandai ujung silet itu dengan U (utara) dan S (selatan)
atau bisa juga dengan N (north) dan S (south) maka setelah diletakan diatas air silet itu akan
selalu menunjukan kearah utara dan selatan.
Kompas selalu menunjukan ke arah utara atau selatan, hal itu terungkap setelah ahli
fisika menyelidiki bahwa disekitar kutub utara bumi terdapat kutub selatan magnet bumi begitu
pula sebaliknya, yang letaknya berimpit antara kutub bumi dan kutub magnet bumi. Oleh sebab
itu arah jarum kompas tidak tepat pada arah utara dan selatan tetapi agak lebih sedikit.
Arah mata angin yang pokok ada 4:
13 Majalah Trubus No. 234 - Tahun XX – Mei 1989, Hal. 209
- Utara (U) atau North (N)
- Selatan (S) atau South (S)
- Barat (B) atau West (W)
- Timur (T) atau East (E)
Kemudian dibagi lagi menjadi beberapa bagian:
- Antara U dan T disebut Timur Laut (TL)
- Antara T dan S disebut Tenggara (Tg)
- Antara S dan B disebut Barat Daya (BD)
- Antara B dan U disebut Barat Laut (BL)
Jadi arah mata angin seluruhnya berjumlah 16 arah. Sebagai mana telah disinggung di atas,
kompas itu dapat digunakan oleh perintis dan petualang di hutan juga digunakan di lautan dalam
pelayarah kapal-kapal, oleh pilot pesawat terbang yang selalu menggunakan kompas dalam
menentukan arah mata angin. Oleh karena itu untuk mempermudah penggunaannya dibuatkan
tiap arah tersebut yang diawali dari arah utara (0000 ) kanan searah jarum jam sampai 3600 yang
biasanya ditulis dengan 3 digit:
1. Utara : 0000 atau 3600
2. Utara timur laut : 022,50
3. Timur Laut : 0450
4. Timur timur laut : 067,50
5. Timur : 0900
6. Timur tenggara : 112,50
7. Tenggara : 1350
8. Selatan menenggara : 157,50
9. Selatan : 1800
10. Selatan Barat Daya : 202,50
11. Barat daya : 2250
12. Barat barat Daya : 247,50
13. Barat : 2700
14. Barat barat laut : 292,50
15. Barat laut : 3150
16. Utara Barat laut : 337,50
Dalam jam terdapat bagian-bagian tertentu seperti jarum jam. Jarum jam ini ada 3 macam:
- yang paling panjang kecil itu menunjukan detik
- yang lebih panjang besar itu menunjukan menit
- yang terpendek itu menunjukan jam
Sebagai standar watu di dunia yaitu jam bear di Greenwich Mean Time (GMT) untuk
Indonesia GMT ditambah 7 jam/ di dalam penulisan waktu ini menggunakan bahasa Indonesia
yang baik mulai angka 1 sampai 24. Contoh pukul 07.00 bukannya jam 07.00. kalau kita
konfirmasikan antara kompas dan jam dengan Al-Qur’an itu dapat dilihat dalam surat Al-
Baqarah ayat 177, disana disinggung tentang arah mata angin.
Dalam kaitannya dengan arah, Islam sangat menekankan tentang keakuratan arah. Salah
satunya tentang arah kiblat. Menghadap kiblat merupakan salah satu syarat sahnya shalat bagi
orang yang melakukan shalat dalam kondisi normal. Kecuali shalat safar (shalat dalam
kendaraan). Namun demikian setiap muslim tidak boleh mengasumsikan bahwa Allah SWT
menempati salah satu arah, hal ini ditegaskan dalam Al Qur’an :
Artinya :
Orang-orang yang kurang akalnya[93] diantara manusia akan berkata: "Apakah yang
memalingkan mereka (umat Islam) dari kiblatnya (Baitul Maqdis) yang dahulu mereka
telah berkiblat kepadanya?" Katakanlah: "Kepunyaan Allah-lah timur dan barat; Dia
memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya ke jalan yang lurus"[94].
[93]. Maksudnya: ialah orang-orang yang kurang pikirannya sehingga tidak dapat memahami maksud
pemindahan kiblat.
[94]. Di waktu Nabi Muhammad s.a.w. berada di Mekah di tengah-tengah kaum musyirikin beliau berkiblat
ke Baitul Maqdis. Tetapi setelah 16 atau 17 bulan Nabi berada di Madinah ditengah-tengah orang Yahudi
dan Nasrani beliau disuruh oleh Tuhan untuk mengambil Ka'bah menjadi kiblat, terutama sekali untuk
memberi pengertian bahwa dalam ibadat shalat itu bukanlah arah Baitul Maqdis dan Ka'bah itu menjadi
tujuan, tetapi menghadapkan diri kepada Tuhan. Untuk persatuan umat Islam, Allah menjadikan Ka'bah
sebagai kiblat.
TAGIHAN SOAL 26
SUDAH PERNAH BERKEMAH SEKURANG-KURANGNYA
4 HARI BERTURUT-TURUT
Berkemah adalah kegiatan rekreasi yang mempraktekan pola hidup mandiri serta
bersahabat dengan alam raya. Berkemah merupakan salah satu praktek miiatur kehidupan di
alam terbuka yang penyelenggaraannya dapat hanya sekadar berekreasi atau sebagai tempat
tinggal sementara dalam suatu kegiatan di alam terbuka tetapi dapat juga digunakan sebagai
salah satu alat pembinaan generasi muda yang bersifat pendidikan di luar sekolah. Sebagai alat
pembinaan maka berkemah dimaksudkan sebagai suatu penghayatan bentuk kehidupan di alam
terbuka dalam suasana sederhana dan penuh penghayatan atas arti kehidupan. Dengan
kesederhanaan dan penghayatan hidup tersebut diharapkan dapat mempengaruhi jiwa para
peserta perkemahan ke arah pembentukan watak dan pribadi yang tangguh, dan tegar
menghadapi segala rintangan.
Tujuan
Dengan jalannya berkemah maka dapat dipetik nilai-nilai pendidikan yang terkandung di
dalamnya, meliputi antara lain:
 Mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.
 Mempertebal rasa cinta alam, tanah air, bangsa, dan negara.
 Mengembangkan jiwa merdeka, jiwa yang memiliki penuh tanggungjawab.
 Melatih diri menghargai waktu, tenaga, harta dan hak asasi setiap makhluk.
 Swakarya, swakarsa, dan swasembada
 Mempertajam alat indra, kecakapan dan keterampilan fisik, serta kepekaan sosial.
Motif perkemahan
Menggambarkan kehidupan satu PERKAMPUNGAN DAMAI yang berlandaskan
Pancasila, menerapkan prinsip-prinsip dasar sebagai berikut:
 Hidup berkepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, saling hormat-menghormati dalam
melaksanakan ibadah sesuai keyakinan dan agama masing-masing.
 Hidup saling tolong menolong berpedoman pda pembagian tugas masing-masing
regu/kelompok
 Hidup rukun satu sama lain.
 Desa perkemahan diatur seperti pemerintahan desa dalam bentuk kecil, ada RT, RW dan RK,
punggawa desa, dll.
 Mengutamakan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi.
38
Persiapan
1. Rencana kegiatan, yang meliputi antara lain: Thema Perkemahan, acara kegiatan, syaratsyarat
peserta, syarat-syarat penyelenggaraan perkemahan, situasi dan kondisi tempat lokasi,
dll.
2. Tempat perkemahan hendaknya memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:
☺ Letak aman, berumput dan berpemandangan indah
☺ Jauh dari unsur gangguan penyakit.
☺ Dekat dengan sumber air bersih
☺ Aman dari bencana.
☺ Jauh dari gangguan binatang buas.
☺ Tidak berdebu dan cukup sinar matahari
Lapangan bekas perkemahan harus dikembalikan lagi seperti semula (kebersihan, bekas
galian ditutup, dll). Jangan lupa minta diri dan mengucapkan terima kasih kepada pemilik tempat
yang telah digunakan setelah selesai perkemahan dibuat laporan penyelenggaraanm kemudian
disusun evaluasinya.
Melalui perkemahan dan penjelajahan alam diharapkan anggota pramuka mampu
melakukan refleksi atas alam raya yang luas dan indah ini yang dilengkapi dengan fasilitas
kelestariannya. Sehingga setiap kita akan tunduk tersimpuh dalam tafakkur akan kebesaran
Allah, sunhanallah wabihamdihi subhanallahil ‘azim.
Dalam sebuah kisah diceritakan bahwa Rasulullah SAW ketika ditunggu kehadirannya
untuk mengimami shalat shubuh oleh para sahabat di Masjid Nabawi Madinah, tidak kunjung
juga datang. Maka Bilal datang menemui beliau, didapatinya beliau masih dalam keadaan
menangis yang diakibatkan ada beberapa ayat Al Qur’an yang diturunkan Allah pada malam
harinya. Saking merasa beratnya dengan ayat tersebut, maka beliau terlena memikirkan makna
ayat tersebut.
Artinya :
190. Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan
siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,
191. (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam
keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya
berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci
Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. (QS. Ali Imran : 90 – 91)
Adapun yang menjadi beban berat Rasulullah adalah apakah umat Islam akhir zaman
akan sanggup mengejawantahkan makna ayat ini. Sedangkan kebanyakan kaum muslim yang
kurang keyakinannya akan mudah berburuk sangka atas apa yang telah Allah putuskan bagi
manusia. Padahal segala keputusan dan ketentuan Allah itu adalah pilihan yang terbaik bagi
umat manusia. Hanya merekalah yang tidak menggunakan akal sehatnya. Wallohu a’lam.

TAGIHAN SOAL 27
PERNAH IKUT SERTA KERJA BAKTI GOTONG-ROYONG
YANG DITUGASKAN PEMBINANYA
Gotong royong merupakan suatu sistem pengerahan tenaga tambahan dari luar kalangan
keluarga atau sebagai usaha melakukan pekerjaan secara bersama-sama dan hasilnya dirasakan
bersama pula. Berdasarkan penelitian Prof. DR. Koencoro Ningrat gotong royong adalah nama
kelompok aktivitas manusia. Aktivitas yang bernama gotong royong itu nampak pada:
1. Waktu ada peristiwa kematian atau kecelakaan dimana orang datang untuk memberikan
pertolongan ataupun layadan.
2. waktu seluruh penduduk desa turun untuk mengerjakan pekerjaan yang sifatnya untuk
kepentingan umum atau desa yang lazim disebut Gugur Gunung seperti perbaikan jalan desa,
lumbung desa, dll.
3. waktu seseorang warga desa mengadakan pesta dan tetangga berdatangan untuk membantu
aktivitas ini dinamakan sambatan atau jurungan.
4. waktu tertentu dimana makam nenek moyang desa perlu dibersihkan. Kegiatan ini
dinamakan rerukun alur waris.
5. waktu seseorang penduduk perlu mengerjakan suatu untuk tempat tinggal (membongkar atap,
mendirikan rumah baru) dan tetangga berdatangan membantu, kegiatan ini disebut juga
sambatan.
6. waktu aktivitas yang berhubungan dengan pertanian, baik membetulkan saluran air maupun
panenan. Kegiatan ini dinamakan kerubutan atau gronjongan.
7. waktu ada keperluan desa yang sifatnya tidak langsung berhubungan dengan kepentingan
umum, misalnya pekerjaan yang menjadi tugas Kepala Desa namun penduduk turun
membantunya. Kegiatan ini dinamakan Keregan.
Prinsip-kegiatan Gotong royong
1. Kegiatan tersebut dilakukan oleh orang-orang yang merupakan anggota suatu kesatuan desa,
kampung, Pelajar suatu sekolah. Organisasi tertentu dan sebagainya.
2. Keikutsertaannya berdasarkan atas kesadaran bahwa kegiatan itu demi kepentingan sesama
anggota sebagai kesatuan/keluarga.
3. Tidak ada perasaan terpaksa ataupun di dorong pamrih apapun kecuali inginmenolong
sesama warga.
4. Keikutsertaan spontan.
Manfaat gotong royong bagi diri, masyarakat, Bangsa dan Negara.
1. Meringankan beban, waktu dan biaya
2. Meningkatkan solidaritas dan rasa kekeluargaan dengan sesama.
3. Menambah kokohnya rasa persatuan dan kesatuan
4. Mempertinggi ketahanan bersama.
Pokok-pokok aktivitas gotong royong mengandung unsur-unsur sebagai berikut:
1. Usaha atau kegiatan kerja bersama
2. Setiap partisipan berpartisipasi menurut kemampuan masing-masing
3. Berdasarkan keikhlasan dan sukarela
4. Tanpa pamrih (tanpa harapan balas jasa)
5. kerja atau usaha tersebut bermanfaat bagi kepentingan bersama
dalam bidang ekonomi prinsip kegiatan kegotong royongan dan kekeluargaan termaktub dalam
UUD 1945 pasal 33 ayat 1, 2, dan 3.
1. Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan
2. cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang
banyak di kuasai oleh Negara
3. Bumi, Air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan
dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
Disamping itu dalam salah satu asas pembangunan Nasional yakni asas demokrasi Pancasila
disebutkan bahwa:

Upaya mencapai tujuan pembangunan nasional yang meliputi seluruh kehidupan
masyarakat. Berbangsa dan bernegara dilakukan dengan semangat kekeluargaan yang
bercirikan kebersamaan, gotong royong, persatuan dan kesatuan melalui musyawarah untuk
mencapai mufakat.
Jadi segala bentuk kegiatan yang menjadi tanggungjawab bersama sebaiknya kita kerjakan
secara gotong royong. Dengan kebersamaan pekerjaan akan mudah diselesaikan.
TAGIHAN SOAL 28
DAPAT MENGUCAPKAN KALIMAT SYAHADAT DAN TAHU ARTINYA,
MENGERTI RUKUN IMAN DAN RUKUN ISLAM, MELAKUKAN SHOLAT
BERJAMAAH,
TAHU RIWAYAT NABI MUHAMMAD SAW.
Dapat mengucapkan Syahadatain dan tahu artinya
Syarat syahnya iman mengucapkan syahadatain
Ulama jumhur memberikan penjelaan kepada pendapat Imam Al-Asy’ari dan Al Maturidy
bahwa yang dimakud syaratnya iman yaitu membaca Syahadatin. Yang dimaksud Shahadat
munjin.
Dalam pengucapan Syahadat Munjin harus disertai dengan:
a. Ma’rifat : hati mengakui bahwa Allah SWT adalah Tuhan dan Muhammad adalah utusan
Allah SWT.
Ma’rifatnya disertai dengan :
1. Idrokun jaziman : meyakini dengan sangat pasti sehingga tidak ada keraguan.
2. Muwafiqun Lilwaqi’i : apa yang diyakininya sesuai dengan kenyataan.
3. Nasyi’un ‘An dalili : Meyakini kepada allah SWT disertai dengan argumen (dalil) yang
dapat mempertahankannya baik dalil Nakli ataupun dalil Akli.
Yang harus dima’rifatkan adalah
- Dzat Allah SWT dan Rosullnya serta sifatnya
- Yang mumkin di Allah SWT dan di Rosul
- Yang wajib di Allah dan rosullnya.
b. Id-Dziam : Hati menerima bertuhan kepada allah dan menerima berr Rosulkan Nabi
Muhammad SAW
c. Qabul : Hati menerima seluruh ajaran Allah dan Rosulnya sehingga jadi pedoman kita
d. Lafadz : kita mengucapkannya harus berbahasa arab tak bisa diganti dengan yang lain.
Rukun Islam
1. Syahadat
2. Shalat
3. Zakat
4. Puasa
5. Pergi haji bagi yang mampu
Rukun Iman
1. Iman Kepada Alloh
2. Iman Kepada Malaikat Alloh
3. iman Kepada Kitab Alloh
4. Iman Kepada Rosul Alloh
5. Iman Kepada Hari kiamat
6. Iman Kepada Qadha dan Qadar (takdir Alloh)
Tingkatan Iman yaitu:
1. Iman Taqlid, artinya yang tidak mempunyai dalil yang kuat
2. Iman ilmu, artinya imannya seorang yang mukhalaf yang telah mengetahui dalil yang benar,
namun belum menjiwai keimanannya.
3. Iman Iyan, artinya Iman seseorang yang disertai dengan ma’rifat dan tasdiq yang menjiwai
sifat sama’ dan bashor.
4. Iman Haqiqat, artinya iman seseorang yang mempunyai jiwa teramat dalam kema’rifatannya
yang luar biasa pada makhluk yang namanya iman ainul yaqin.

5. Iman Haqiqatul Haqiqat, artinya derajat imannya para Rasul. Karena tingkatan iman yang
tinggi, maka dalam hal ini Allah sudah tidak memberikan lagi ta’rif/definisi.
Riwayat Nabi Muhammad SAW Menurut Al-Qur’an
Pada prinsipnya setiap umat Islam sudah mengetahui sejarah dan peri hidup Nabi
Muhammad SAW, sebab di pengajian-pengajian, madrasah-madrasah selalu dikupas riwayat
perjalanan kerasulan Nabi Muhammad SAW. Bagi calon Penegak Bantara di Gusus Depan
Madrasah Aliyah YPK Cijulang pengenalan tentang Nabi Muhammad SAW supaya disesuaikan
dengan tingkat wawasan dan pola pikirnya.
Marilah kita mengenal Nabi Muhammad SAW dari sisi “kedahsyatan” keteladan,
kecerdasan, kesempurnaan perangainya yang menyeru umatnya dengan penuh rasa cinta dan
tanggung jawab, dengan menyimak beberapa ayat Al-Qur’an yang secara langsung menyinggung
amaliah kehidupan Rasulullah SAW.
Sang Pemaaf
Sang pelempar lembing. Ia menghamba kepada Abu Sofyan, ketua kelompok elit
Quraisy yang berkuasa. Ia telah menjadi tonggak kebengisan Bani Umayyah. Pada perang
Uhud, Wahsyi mengendap-endap di belakang al-asadullah Hamzah bin Abdul Muthalib,
Pamanda tercinta Nabi SAW, dengan tombak tajam di tangannya. Kemudian dengan cepat ia
melempar tongkat itu dan menembus jantung Hamzah dari belakang. Hamzah gugur. Hindun
istri Sofyan berteriak gembira. Ia memotong telinga dan hidung Hamzah, membelah
perutnya, mengalungkan ususnya ke lehernya, dan mencoba menelan hatinya.
Hari itu hari paling bahagia bagi Wahsyi. Hindun membabaskannya. Hari itu juga hari
paling kelabu bagi Rasulullah SAW. Air matanya deras mengalir ketika melihat tubuh
pamannya dalam keadaan mengenaskan. Dadanya menggelak karena marah. Ketika ia
pulang ke Madinah, ia mendengar banyak orang menagis. Dengan sendu, Nabi yang mulia
berkata, “Sayang, tak seorang pun menangisi Hamzah.” Nabi tahu Hamzah hijrah ke
Madinah sebatang kara.
Delapan tahun kemudian, Nabi menaklukkan Makkah. Sebagian dari pembunuh kaum
muslimin melarikan diri. Sebagian lagi berkumpul di Makkah menunggu hukuman Rasul. Di
hadapan tengkuk-tengkuk merunduk, Nabi berkata, “Pergilah, aku memaafkan kalian.”
Kepada yang lari, Nabi menawarkan ampunan.
Wahsyi, yang lari keThaif, mendengar berita itu. Ia menemui Rasulullah SAW., “Ya
Muhammad, mengapa Anda memenggilku. Bukankah menurut Anda, siapa yang membunuh,
musyrik, atau berzinah, ia sudah melakukan dosa besar, akan dilipatgandakan siksa baginya
pada hari kiamat kelak, kekal di sana dalam keadaan hina. Padahal aku melakukan
semuanya. Masih adakah maaf bagiku?” Kemudian turunlah ayat :
Artinya :
“Kecuali orang yang telah tobat dan mengerjakan perbuatan baik, maka kejahatan
orang itu diganti Allah dengan kebaikan. Dan Allah Mahapengampun lagi
Mahapenyayang” (QS. Al-Furqan : 70)
Wahsyi berkata, “Ya Muhammad, ini syarat yang berat ─ kecuali orang yang tobat dan
mengerjakan perbuatan baik ─ Aku mungkin tidak sanggup melakukannya”. Turunlah ayat
lain:

Artinya :
“Sesungguhnya Allah itu tidak mengampuni dosa, jika Dia sipersekutukan; tetapi
diampuninya selain dari itu bagi siapa yang disukainya”. (Al-Nisa 48).
Wahsyi berkata, “Ya, Muhammad, ini kalau Allah menyukainya. Saya tidak tahu apakah
Allah mengampuniku atau tidak. Adakah yang lain?.” Allah swt. menurunkan ayat lagi untuk
menjawabnya:
Artinya :
“Katakanlah: Hai hamba-hambaku yang melampaui batas kecelakaan dirinya sendiri?
Janganlah kamu putus harapan dari kasih sayang Allah? Sesungguhnya Allah itu
mengampuni segenap dosa. Seseungguhnya dia maha pengampun dan penyayang”.(Al-
Zumar 53)
Wahsyi berkata, “Hadza na’am.” Mendengar itu orang-orang berkata, “Ya Rasul Allah,
kami juga mengalami apa yang dialami Wahsyi”. Nabi yang mulia berkata, “Ayat ini berlaku
bagi semua kaum muslim” (Hayat al-Shahabat 1:42; Tafsir al-Durr al-Mantsur 6:278).
Alangkah besarnya ampunan Allah. Anda berada dalam perjalanan di padang pasir, anda
kehilangan unta untuk mengankut perbekalan anda. Ketika anda risau, anda melihat unta itu
berjalan, kembali kepada anda, lengkap dengan perbekalan yang dipikulnya. Anda tentu akan
senang sekali. “Ketahuilah”, kata Rasulullah saw., “Tuhan lebih senag lagi dari itu, apabila Ia
melihat hambanya berjalan kembali kepada-Nya”. Marilah kita kembali lagi kepada-Nya.
Seperti Wahsyi, kita datan kepada-Nya dengan dosa yang tidak terbilang. Tuhan ampuni
hamba!14
14 Jalaluddin Rakhmat (1993)., Tafsir Bil Ma’tsur Pesan Moral Alquran, Bandung:PT Remaja Rosdakarya. Hal. 119

2 komentar:

  1. `thankzz gann,, ini yG aku cari-cari ,,,


    bLeh d kopi ngGa nih ...

    hehehe,, canda gAn

    BalasHapus
  2. tahanks infonya ,izin copas gan..,.,.,.,.,

    BalasHapus